Pidato Terakhir Presiden Jokowi di Sidang MPR DPR 2024 Sebut Keramahan Masyarakat Jadi Sumber Kekuatan
Jumat, 16 Agustus 2024 | 11:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, keramahan masyarakat Indonesia menjadi kekuatan bagi Presiden untuk terus memimpin.
Hal ini ia katakan dalam pidato terakhirnya di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD 2024 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2024).
Jokowi menambahkan, tugas menjadi presiden adalah sebuah tanggung jawab yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya.
“Tahun ini, genap 10 tahun saya menjabat sebagai presiden Republik Indonesia. Tahun ini juga genap lima tahun Bapak Prof KH Ma’ruf Amin menjabat sebagai wakil presiden Republik Indonesia. Sebuah tanggung jawab dan kepercayaan besar yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya. Sebuah mandat dan amanah besar yang tidak pernah kami pikirkan sebelumnya,” ucapnya.
Menurut Jokowi, sejak awal mengemban tugas sebagai presiden, ia tahu akan menghadapi banyak tantangan. Hal ini termasuk gejolak di pemerintahan mengingat tak jarang ada kepentingan yang harus didahulukan bersamaan.
“Sejak hari pertama saya menerima amanah ini, saya sangat menyadari bahwa akan ada banyak gelombang yang harus dihadapi, akan banyak tantangan yang harus diselesaikan,” ucap dia.
Kendati demikian, presiden yakin bahwa banyak pihak yang mendukungnya. Termasuk masyarakat yang mengamanahkan posisi kepala negara kepada Jokowi.
"Namun, sedari awal, saya juga yakin dan sangat percaya bahwa saya tidak sendirian. Ada cita-cita dan harapan masyarakat. Ada dukungan dan doa dari rakyat yang selalu mengiringi dan menguatkan. Senyum, sapa, dan doa bapak, ibu, dan saudara-saudara se-bangsa se-Tanah Air adalah sumber kekuatan saya,” pungkas Jokowi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




