Peringatan HUT Ke-79 RI: Tamu Undangan Mulai Berdatangan ke Istana Merdeka Jakarta
Sabtu, 17 Agustus 2024 | 08:39 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah tamu undangan mulai berdatangan ke Istana Merdeka, Jakarta untuk menghadiri peringatan detik-detik proklamasi HUT ke-79 Republik Indonesia, Sabtu (17/8/2024), sekitar pukul 10.00 WIB.
Para tamu undangan datang dengan mengenakan pakaian adat masing-masing daerah dan ada juga yang mengenakan batik serta kebaya formal.
Mereka datang dengan berjalan kaki dan diantar bus dari lokasi parkir di area Monas ke gerbang masuk Istana Merdeka.
Mereka masuk melalui sejumlah pintu gerbang yang sudah diatur oleh panitia. Petugas pengamanan istana juga menjaga gerbang yang menjadi lokasi masuk ke istana dan memeriksa undangan yang dibawa oleh tamu undangan.
Acara di Istana Merdeka sendiri akan mengikuti peringatan detik-detik proklamasi secara daring dari Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dipimpin Presiden Joko Widodo bersama presiden terpilih Prabowo Subianto.
Sementara Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin bersama Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka akan mengikuti kegiatan di Istana Merdeka Jakarta.
BACA JUGA
HUT Ke-79 RI, Wapres Ma'ruf Amin Ajak Masyarakat Manfaatkan Setiap Peluang untuk Membangun Indonesia
Pasukan upacara dijadwalkan memasuki lapangan upacara serentak baik di Istana Merdeka Jakarta dan Istana Negara IKN dengan membunyikan terompet pertama pukul 09.40 WIB atau pukul 10.40 Wita, terompet kedua pukul 09.44 WIB atau 10.44 Witasebagai tanda akan mulainya upacara peringatan detik-detik proklamasi yang akan dipusatkan di IKN.
Sebelumnya Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin memimpin apel kehormatan dan renungan suci (AKRS) dalam rangka peringatan HUT Ke-79 RI di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama, Kalibata, Jakarta, Jumat (16/8/2024) tengah malam.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




