ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Solidaritas Hakim Indonesia Nyatakan Aksi Cuti Bersama Berakhir

Minggu, 13 Oktober 2024 | 13:13 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kiri) berjabat tangan dengan perwakilan Koordinator Solidaritas Hakim Indonesia Rangga Lukita Desnata (kanan) sebelum memulai audiensi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 8 Oktober 2024.
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kiri) berjabat tangan dengan perwakilan Koordinator Solidaritas Hakim Indonesia Rangga Lukita Desnata (kanan) sebelum memulai audiensi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 8 Oktober 2024. (Antara/Antara)

Jakarta, Beritasatu.com – Koordinator Solidaritas Hakim Indonesia Aji Prakoso menyatakan aksi cuti bersama para hakim telah berakhir. Kini para hakim fokus mengawal janji-janji pemangku kepentingan terkait peningkatan kesejahteraan dan martabat peradilan.

"Kami perlu memastikan bahwa komitmen mereka untuk memperbaiki kesejahteraan hakim dan martabat lembaga peradilan dapat segera terwujud," ujar Aji Prakoso dikutip dari Antara, Minggu (13/10/2024).

Aji menambahkan  para hakim juga harus tetap menjaga integritas diri dan lembaga peradilan.

ADVERTISEMENT

Terkait dengan audiensi yang berlangsung selama sepekan, Aji menyampaikan tanggapan yang diterima sangat positif. Berbagai pihak menerima aspirasi para hakim dari seluruh Indonesia, serta memberikan rekomendasi dan masukan yang bernilai.

"Semua ini bertujuan untuk mewujudkan independensi lembaga peradilan di Indonesia," ungkapnya.

Salah satu isu yang diperjuangkan selama aksi cuti bersama adalah peningkatan gaji pokok dan tunjangan jabatan hingga 142%. Aji menilai kenaikan ini sangat masuk akal mengingat tidak ada perubahan selama lebih dari satu dekade. Kenaikan ini juga diharapkan dapat memperkuat martabat hakim dalam menjalankan peran mereka di negara hukum.

"Kami yakin dengan pemenuhan tuntutan ini, para hakim dapat bekerja dengan lebih baik, memegang integritas tinggi, dan tidak akan terpengaruh oleh hal-hal negatif," ujarnya.

Dari aksi tersebut, Aji mencatat masyarakat Indonesia memiliki harapan yang sangat tinggi terhadap integritas hakim dan sistem peradilan. Ia melihat hal ini sebagai tanggung jawab besar yang harus dipikul para hakim dalam memperbaiki citra peradilan di mata publik.

Aji juga mengimbau para hakim untuk terus menunjukkan bahwa mereka adalah penjaga hukum yang bermartabat, serta mengingatkan bahwa masyarakat akan merasa berdaya melalui sistem peradilan yang adil dan independen.

"Mari kita perkuat komitmen untuk menjunjung tinggi integritas pribadi sebagai hakim, sekaligus menjaga nama baik lembaga peradilan," tutupnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Hakim PN Palembang Meninggal di Indekos, KY Soroti Kesejahteraan

Hakim PN Palembang Meninggal di Indekos, KY Soroti Kesejahteraan

NASIONAL
Gaji Hakim Naik 280 Persen, Seskab Teddy: Terbesar Sepanjang Sejarah

Gaji Hakim Naik 280 Persen, Seskab Teddy: Terbesar Sepanjang Sejarah

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon