Tak Boleh Ketinggalan Zaman, Kemenag Bakal Latih Santri Soal AI
Rabu, 16 Oktober 2024 | 19:49 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Memperingati Hari Santri 2024, Kementerian Agama (Kemenag) bakal mengadakan pelatihan kreator konten dan kecerdasan buatan artificial intelligence (AI) bagi para santri pondok pesantren. Pelatihan ini diadakan dalam bentuk kursus dengan tema "Santri Menjadi Content Creator" dan "Santri Mahir AI."
"Jadi ada dua pelatihan yang membekali para santri kemampuan teknologi untuk memperkuat materi dakwahnya nanti di masa depan," ungkap Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag, Suyitno di Jakarta, Kamis (17/10/2024).
Short course ini digelar khusus untuk menyemarakkan Hari Santri dengan mendatangkan narasumber yang ahli di bidangnya. Menurut Suyitno, santri harus beradaptasi dengan teknologi agar mampu bersaing di zamannya.
Pelatihan ini akan digelar secara daring pada 20 Oktober 2024, melalui platform pelatihan milik Pusdiklat Teknis Kemenag, MOOC Pintar. Para santri dari seluruh Indonesia dipersilakan berpartisipasi dalam pelatihan gratis ini, karena setiap sesi pelatihan dapat menampung hingga satu juta peserta.
Selain santri, pelajar nonpesantren juga diperbolehkan ikut mendaftar. Namun, peserta hanya dapat memilih satu dari dua tema yang ditawarkan dan tidak diperkenankan mengikuti kedua pelatihan tersebut. Hal ini dilakukan agar peserta dapat lebih fokus pada bidang yang dipilih, mengingat kedua pelatihan ini akan dilaksanakan dalam waktu yang berdekatan.
Untuk pelatihan kreator konten, materi yang diajarkan meliputi storytelling, branding, dan teknik produksi. Sementara itu, untuk pelatihan "Mahir Artificial Intelligence" dan peserta akan mempelajari penggunaan AI dalam copywriting aksara Arab.
Hari Santri diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Untuk tahun ini, tema peringatan Hari Santri 2024 adalah “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan.” Peluncuran logo dan lagu tema telah dilakukan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di JI-Expo Kemayoran, Jakarta, pada 9 Oktober 2024 lalu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




