PPP Diminta Tak Perlu Cari Kambing Hitam Seusai Kalah Pemilu 2024, Mardiono: Kita yang Salah
Sabtu, 14 Desember 2024 | 12:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono meminta para kadernya tidak menyalahkan pihak lain setelah kalah pada Pemilihan Umum Anggota DPR dan DPRD atau Pemilu Legislatif (Pileg), Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Apalagi, mengambinghitamkan partai cokelat (oknum polisi).
"Ada kabar rumor di samping partai-partai politik yang warnanya hijau, kuning, abu-abu, tetapi juga konon ada yang partai, apa Pak Amir? Cokelat. Namun, tidak usah menyalahkan orang lain karena kita pula yang memberikan mandat. Itu semua," ujar Mardiono pada Mukernas II PPP di Mercure Ancol, Jakarta, Jumat (13/12/2024) malam.
Mardiono mengatakan, Pemilu dan Pilkada 2024 sudah diselenggarakan secara baik, damai, dan lancar. Menurut dia, kekalahan pada pesta demokrasi tersebut menjadi bahan refleksi untuk melangkah ke depan dan tidak perlu saling menyalahkan.
BACA JUGA
Kaji Usulan Prabowo Soal Kepala Daerah Dipilih DPRD, PPP Sebut Pilkada Langsung Perlu Dievaluasi
"Pemilu dan pilkada beberapa waktu lalu telah kita laksanakan dengan damai. Kalau di situ ada dinamika, ya kita tidak menyalahkan orang lain, yang salah kita," tegas utusan khusus presiden bidang ketahanan pangan ini.
Mardiono pun tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran, pengurus PPP di semua tingkatan yang telah berjuang selama Pemilu 2024. "Pengurus DPP, DPW, DPC, dan ranting di seluruh Indonesia yang telah melaksanakan tugas-tugas partai tanpa kena lelah, mencurahkan segala daya dan upaya, tenaga, bahkan materi yang tidak sedikit," jelasnya.
Mardiono menegaskan Mukernas II PPP merupakan momentum untuk mengevaluasi kinerja organisasi selama ini termasuk pada saat Pemilu dan Pilkada 2024 dan juga mempersiapkan muktamar untuk memilih Ketum PPP. Dia memastikan, mukernas II ini fokus evaluasi struktur organisasi bukan hanya personal.
BACA JUGA
Ketua Majelis Pertimbangan PPP Minta Taubatan Nasuhah, Mardiono: Saya Setiap Hari Salat Taubat
"Evaluasi-evaluasi dari kinerja apa yang kami kerjakan pada masa-masa yang lalu. Itu tentu sudah menjadi kewajiban sebuah organisasi," tutur dia.
Mardiono mengatakan, evaluasi kinerja organisasi merupakan hal yang penting agar pekerjaan mendatang bisa lebih baik lagi dibandingkan sebelumnya. Saat ini, kata dia, politik sangat dinamis untuk itu perlu adanya evaluasi secara berkala terhadap kinerja organisasi.
"Secara periodik organisasi terus melakukan sebuah evaluasi yang dibutuhkan untuk kepentingan dan agenda-agenda mendatang," pungkas plt ketum PPP ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




