ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sosok Dewi Soekarno yang Lepas Status WNI di Tengah Isu Kabur Aja Dulu

Selasa, 18 Februari 2025 | 11:57 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Dewi Soekarno.
Dewi Soekarno. (Beritasatu.com/The Japan News)

Jakarta, Beritasatu.com – Dewi Soekarno melepas status warga negara Indonesia (WNI) di tengah tren Kabur Aja Dulu. Istri keenam Presiden Soekarno mendapatkan kembali kewarganegaraan Jepang dan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif Negeri Sakura.

Dewi Soekarno yang kini berusia 85 tahun mendirikan partai politik 12 Heiwa To untuk memuluskan ambisinya sebagai calon pejabat legislatif di Jepang pada Pemilu musim panas ini.

Dewi Soekarno yang dikenal sebagai selebritas televisi di Jepang mengumumkan pendirian partai politiknya dalam konferensi pers di Tokyo, Rabu (12/2/2025).

Dikutip dari The Japan News, Dewi menjelaskan Partai 12 Heiwa To mengusung visi perlindungan hewan. Heiwa berarti perdamaian, sedangkan angka 12 diucapkan sebagai "wan-nyan," kombinasi untuk suara anjing dan kucing dalam Bahasa Jepang.  

ADVERTISEMENT

Partai 12 Heiwa To bertekad untuk berjuang melindungi hewan, khususnya anjing dan kucing menuju keberlangsungan hidup bersama umat manusia. Bahkan mendorong lahirnya undang-undang yang melarang konsumsi anjing dan kucing. 

Mereka juga akan mendirikan lembaga khusus untuk mengawasi penyiksaan binatang dan memperberat hukuman untuk tindakan tersebut.

Partai 12 Heiwa To yang dibentuk Dewi Soekarno menargetkan lima kursi parlemen Jepang pada pemilu tahun ini.

Profil Dewi Soekarno
Nama asli Dewi Soekarno adalah Naoko Neomoto. Lahir di Tokyo pada 6 Februari 1940, dia tumbuh dalam keluarga sederhana. Masa muda, ia pernah menjadi karyawan asuransi jiwa di Jepang hingga lulus sekolah menengah pada 1955.

Naoko punya bakat seni dan sastra sejak usia muda yang kemudian mengantarkannya ke dunia hiburan. Ia sering tampil di berbagai pentas teater hingga menjadi artis terkenal.

Naoko kemudian berkenalan dengan Soekarno melalui seorang relasi Sang Proklamator Kemerdekaan RI itu di Jepang. Keduanya menikah pada 3 Maret 1962. Usia Naoko saat itu 22 tahun. 

Setelah menjadi istri keenam Bung Karno dan dibawa ke Indonesia, ia mengganti namanya menjadi Naoko Ratna Sari Dewi Soekarno sekaligus menyandang status WNI. Pernikahan yang menyorot perhatian publik itu melahirkan seorang anak, Kartika Sari Dewi Soekarno.

Setelah Soekarno meninggal dunia, Dewi meninggalkan Indonesia dan sempat bermukim di beberapa negara Eropa, seperti Prancis, Swiss, hingga Amerika Serikat. 

Kemudian ia pulang lagi ke Indonesia dan tinggal di Jakarta. Pada 2008, Dewi memilih kembali ke Jepang dan menetap di Shibuya, Tokyo.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Janda Presiden Soekarno Mengaku Dihambat Masuk Dunia Politik Jepang

Janda Presiden Soekarno Mengaku Dihambat Masuk Dunia Politik Jepang

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon