ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

47 Kepala Daerah Belum Gabung Retret, Wamendagri: Kami Masih Menunggu

Minggu, 23 Februari 2025 | 10:52 WIB
PS
SM
Penulis: Priyo Budi Santoso | Editor: SMR
 Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto memberi keterangan pers seusai meninjau peserta retret kepala daerah beribadah di Akmil, Magelang, Minggu (23/2/2025).
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto memberi keterangan pers seusai meninjau peserta retret kepala daerah beribadah di Akmil, Magelang, Minggu (23/2/2025). (Beritasatu.com/Priyo Budi Santoso)

Magelang, Beritasatu.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan masih menunggu kehadiran 47 kepala daerah yang belum bergabung dalam retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah hingga hari ketiga.

"Kami masih menunggu, kami masih menunggu yang belum bergabung. Ya dari semuanya," kata Bima Arya saat ditemui seusai meninjau peserta retret beribadah di Gereja Mikail, komplek Panca Arga, kawasan Akmil, Minggu (23/2/2025).

Hingga saat ini jumlah peserta retret masih sama dengan hari sebelumnya, yakni sebanyak 450 kepala daerah. Jumlah peserta yang belum hadir tercatat 47 kepala daerah.

ADVERTISEMENT

Diketahui, ada sekitar 55 kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan sudah berkumpul di Magelang dan siap ikut retret. Hanya saja mereka masih menunggu keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jakarta.

Megawati telah mengeluarkan surat instruksi meminta kader PDIP yang terpilih sebagai kepala daerah untuk menunda retret ke Magelang. Instruksi itu diterbitkan setelah KPK menahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap dan perintangan penyidikan Harun Masiku.

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu usai pertemuan tertutup dengan sejumlah kepala daerah dari PDIP, Sabtu (22/2/2025) di Magelang, menyatakan siap mengikuti retret di Akmil. Namun, ia belum dapat memastikan kapan keberangkatannya, karena masih menunggu keputusan dari DPP PDIP. 

Retret kepala daerah di Magelang berlangsung selama tujuh hari mulai 21 hingga 28 Februari 2025. Retret kepala daerah diharapkan dapat melatih kedisiplinan, tepat waktu, dan sebagai langkah menyatukan frekuensi dari pusat ke daerah supaya program-program pemerintah dapat langsung diterima oleh masyarakat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wamendagri Minta Peserta Retret Bubarkan Ormas Terlibat Kriminal

Wamendagri Minta Peserta Retret Bubarkan Ormas Terlibat Kriminal

JAWA BARAT
Isu Politik-Hukum Terkini: SK 4 Pulau hingga Kasus Korupsi Laptop

Isu Politik-Hukum Terkini: SK 4 Pulau hingga Kasus Korupsi Laptop

NASIONAL
Hari Ini, 5 Menteri Isi Retret Kepala Daerah Gelombang 2 di IPDN

Hari Ini, 5 Menteri Isi Retret Kepala Daerah Gelombang 2 di IPDN

NASIONAL
Mendagri Buka Pelaksanaan Retret Gelombang Kedua di IPDN

Mendagri Buka Pelaksanaan Retret Gelombang Kedua di IPDN

NASIONAL
Gubernur Bali Nyaman Tidur di Barak IPDN Saat Retret Daerah

Gubernur Bali Nyaman Tidur di Barak IPDN Saat Retret Daerah

NASIONAL
Isu Politik-Hukum Terkini: Retret Kepala Daerah hingga Ancaman Bom

Isu Politik-Hukum Terkini: Retret Kepala Daerah hingga Ancaman Bom

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon