Tegas! Peringatan Presiden Prabowo ke ASN: Jangan Seenaknya
Kamis, 13 Maret 2025 | 20:04 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan aparatur sipil negara (ASN) tidak boleh bekerja seenaknya. Ia meminta para birokrat untuk lebih efisien dalam melayani rakyat dan tidak terjebak dalam budaya kerja yang berbelit-belit.
Pernyataan ini disampaikan saat peluncuran program tunjangan langsung guru ke rekening ASN di Gedung Kemendikbudristek, Jakarta Pusat, Kamis (13/3/2025).
"Birokrat yang tidak mau mengikuti perkembangan zaman harus dievaluasi. Jangan berpikir bahwa menjadi ASN itu hidup enak dan bisa seenaknya. Tidak boleh seperti itu!" tegasnya.
Presiden Prabowo mengkritik masih adanya mentalitas birokrasi yang memperumit urusan publik, sehingga masyarakat kesulitan mengakses layanan yang seharusnya mudah.
"Budaya yang salah ini harus kita hilangkan. Kenapa harus dibuat lama kalau bisa cepat? Kenapa harus dipersulit kalau bisa dipermudah? Kita harus ubah pola pikir ini!" ujarnya.
Untuk mewujudkan birokrasi yang lebih efisien, Prabowo meminta para menteri dan pejabat terkait untuk merumuskan perbaikan sistem secara menyeluruh.
"Banyak orang ingin jadi ASN, tapi setelah masuk justru tidak bekerja maksimal. Kita harus ubah ini! Semua harus dibuat lebih mudah, lebih cepat, dan lebih singkat untuk rakyat," tandasnya.
Sebagai langkah konkret, Prabowo menyebutkan pemangkasan 145 regulasi distribusi pupuk, sehingga pupuk subsidi bisa langsung diterima petani tanpa melalui proses birokrasi yang panjang.
"Kami langsung potong jalurnya, dari pabrik langsung ke kelompok petani. Tidak ada lagi jalur yang berputar-putar tanpa kejelasan," ungkapnya.
Selain itu, ia juga menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi, terutama di kalangan pejabat yang menyalahgunakan kewenangan dan menghambat penyaluran bantuan kepada masyarakat.
"Kita akan usir koruptor dari Indonesia! Kalau perlu, kita siapkan penjara di pulau terpencil, biar kalau mereka kabur, mereka bertemu hiu!" tegas Presiden Prabowo.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




