Polisi Tewas Ditembak di Lampung, DPR Desak POM TNI Usut Tuntas
Rabu, 19 Maret 2025 | 06:42 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono mengutuk keras aksi oknum TNI yang diduga terlibat dalam kasus tiga polisi ditembak di Lampung hingga tewas pada Senin (17/3/2025). Dave meminta Polisi Militer (POM) TNI turun tangan untuk mengusut tuntas kasus ini, termasuk kemungkinan adanya jaringan dan beking di baliknya.
"POM TNI harus menyelidiki apakah hanya tiga oknum yang terlibat atau ada jaringan lebih besar yang membekingi tempat perjudian sabung ayam ini," ujar Dave di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/3/2025).
Tuntut Keadilan bagi Korban
Dave menegaskan tiga polisi yang gugur saat menjalankan tugas harus mendapatkan keadilan. Mereka ditembak saat melakukan penggerebekan lokasi judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Way Kanan.
"Ini harus diusut tuntas, jangan sampai ada yang tersisa. Semua pihak terkait harus bekerja objektif," tambahnya terkait kasus tiga polisi ditembak di Lampung hingga tewas.
Dave juga meminta keterlibatan TNI, Polri, Kejaksaan, BIN, dan pemerintah daerah (Pemda) untuk mengungkap fakta secara transparan. "Aparat keamanan tidak boleh tinggal diam. Kami mengutuk keras aksi main hakim sendiri yang merenggut nyawa aparat," tegasnya.
Insiden tragis ini terjadi saat Kapolsek Negara Batin, Iptu Lusiyanto, bersama dua anak buahnya, Bripka Petrus Apriyanto dan Bripda Ghalib Surya Ganta, melakukan penggerebekan pada pukul 16.50 WIB. Ketiganya tewas akibat tembakan di kepala yang diduga dilakukan oleh oknum TNI.
Kasus polisi ditembak di Lampung masih dalam penyelidikan. Sementara itu, publik menanti langkah tegas aparat dalam menegakkan keadilan dan supremasi hukum.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




