ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polisi Ditembak di Lampung, Ketua DPR: Oknum TNI Harus Dihukum Berat

Rabu, 19 Maret 2025 | 07:00 WIB
YP
DM
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: DM
Ketua DPR Puan Maharani memastikan pihaknya mengawal pengusutan kasus tiga polisi tewas ditembak di Way Kanan, Lampung dan meminta pelaku oknum TNI harus dihukum berat.
Ketua DPR Puan Maharani memastikan pihaknya mengawal pengusutan kasus tiga polisi tewas ditembak di Way Kanan, Lampung dan meminta pelaku oknum TNI harus dihukum berat. (Beritasatu.com/Yustinus Patris Paat)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPR Puan Maharani menegaskan DPR RI akan mengawal ketat kasus polisi ditembak di Lampung hingga tewas saat melakukan penggerebekan judi sabung ayam di Way Kanan, Senin (7/3/2025). Pelaku oknum TNI harus dihukum berat.

"Atas nama DPR, kami menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga anggota polisi saat bertugas. DPR melalui komisi terkait akan memastikan kasus ini diusut tuntas," ujarnya, Selasa (18/3/2025).

Desak Hukuman Berat bagi Pelaku

ADVERTISEMENT

Puan menegaskan pelaku yang diduga oknum TNI harus dihukum seberat-beratnya. Ia juga menekankan pentingnya investigasi menyeluruh demi keadilan bagi para korban serta menjaga transparansi dan akuntabilitas.

"Penegakan hukum yang tegas dan adil sangat penting, terutama jika melibatkan aparat negara," tegasnya.

Evaluasi Internal di TNI dan Polri

Puan mengimbau evaluasi internal di TNI guna mencegah keterlibatan anggotanya dalam aktivitas ilegal pada masa mendatang. Ia juga menyoroti perlunya koordinasi lebih ketat antara TNI dan Polri agar kasus serupa tidak terulang.

"Integritas dan profesionalisme aparat harus dijaga. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan internal yang lebih ketat," tambahnya terkait kasus tiga polisi tewas ditembak di Lampung.

Kronologi Insiden Tragis

Penggerebekan judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Way Kanan, dilakukan oleh 17 personel polisi, dipimpin langsung oleh Kapolsek Negara Batin, Iptu Lusiyanto.

Awalnya, situasi tampak kondusif. Namun, tiba-tiba terjadi serangan tembakan, yang mengakibatkan gugurnya Kapolsek Lusiyanto, Bripka Petrus Apriyanto, dan Bripda Ghalib Surya Ganta. Pelaku, yang diduga oknum TNI, kini telah ditahan di Denpom Lampung.

Puan juga menyoroti perlunya peningkatan kesejahteraan dan perlindungan bagi petugas di lapangan, termasuk penyediaan peralatan pelindung dan pelatihan taktis.

"DPR akan memastikan aparat keamanan mendapatkan perlindungan yang layak agar insiden seperti ini tidak terulang," pungkasnya terkait kasus tiga polisi tewas ditembak di Lampung.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Viral Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penembakan Bripka Arya di Lampung

Viral Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penembakan Bripka Arya di Lampung

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon