ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Riezky Aprilia Menangis Saat Cerita Diminta Mundur oleh Hasto

Rabu, 7 Mei 2025 | 14:12 WIB
YP
SM
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: SMR
Sidang kasus Hasto Kristiyanto mendengar kesaksian Riezky Aprilia, mantan anggota DPR dari PDI di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (7/5/2025).
Sidang kasus Hasto Kristiyanto mendengar kesaksian Riezky Aprilia, mantan anggota DPR dari PDI di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (7/5/2025). (Beritasatu.com/Yustinus Patris Paat)

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan 2019-2024 Riezky Aprilia tak kuasa menahan tangis saat menceritakan dirinya diminta mundur dari jabatannya oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto untuk digantikan dengan Harun Masiku. 

Hal ini disampaikan Riezky Aprilia dalam sidang kasus suap pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPR dan perintangan penyidikan perkara Harun Masiku dengan terdakwa Hasto Kristiyanto di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat, Rabu (7/5/2025).

"Waktu itu saya hadir Pak Sekjen, bahwa saya mempertanyakan masalah pelantikan saya. Pelantikan saya, undangan saya. Sempat terjadi dialog pada saat itu, bahwa saya akan diberi undangan apabila saya bersedia mundur. Saya mempertanyakan alasannya apa, apa alasan saya disuruh mundur pada saat itu," ujar Riezky sambil menangis dalam sidang tersebut.

ADVERTISEMENT

Riezky tidak memahami alasannya harus mundur, padahal ia sebagai kader PDIP sudah berbuat yang terbaik untuk partai dengan memenangkan perolehan suara di Pemilu 2019.

"Karena saya juga kader partai, saya bekerja buat partai ini juga. Dan waktu itu saya jujur saya sudah sedikit emosional karena capek, saya capek saya terus-terusan gitu," ujar Riezky.

Riezky Aprilia mengaku hingga saat ini dirinya tidak mengerti alasan mengapa dirinya digantikan dengan Harun Masiku untuk sebagai  anggota DPR. Padahal, secara perolehan suara, masih ada tiga sampai empat calon legislatif lain dari PDIP yang mendapatkan suara lebih banyak dari Harun. 

Riezky Aprilia mengatakan Saeful Bahri menyampaikan kepadanya kalau pergantian itu harus terjadi demi Harun Masiku bisa duduk sebagai anggota DPR 2019-2024. 

“Sampai detik ini saya tidak tahu kenapa harus Harun Masiku,” jelas dia.

Lebih lanjut, Riezky menuturkan dirinya dihubungi oleh Donny Tri Istiqomah dan Saeful bahri pada 26 September 2019, tetapi ia tidak menggubris karena merasa tidak ada dasar kuat dari PDIP untuk meminta dirinya mundur. 

Riezky mengatakan dirinya sempat menerima surat dari DPP PDIP tertanggal 27 September, namun surat itu hanya bertajuk konsolidasi dan bukan permintaan resmi pengunduran diri.

Dalam momen pertemuan di DPP PDIP, Riezky sempat emosional saat diminta langsung mundur oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Ia menegaskan tidak bersedia mundur kecuali jika permintaan itu datang langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. 

"Saya bilang saya akan mundur kalau saya mendengar langsung dari Ibu Ketua Umum. Pak Sekjen menjawab agak kaget, ‘saya ini sekjen partai’. Di situ saya berdiri, saya bilang saya tahu Anda sekjen partai, tetapi Anda bukan Tuhan,” pungkas Riezky Aprilia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon