Eks Marinir RI Gabung Tentara Rusia, DPR: Masih WNI atau Enggak?
Senin, 12 Mei 2025 | 13:48 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah diminta mengecek status warga negara Indonesia (WNI) Satria Arta Kumbara, mantan anggota Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) yang bergabung menjadi tentara bayaran Rusia untuk memerangi Ukraina.
"Ini prajurit ini udah keluar tentara apa enggak? Masih WNI atau enggak?" kata anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan TB Hasanuddin saat dihubungi, Senin (12/5/2025).
TB Hasanuddin menyebut apabila eks marinir TNI AL tersebut masih berstatus WNI, maka hal itu melanggar konstitusi.
Menurutnya, seorang WNI tidak diperbolehkan menjadi prajurit atau tentara negara lain sekalipun berstatus negara sahabat Indonesia.
"Ada aturannya. Itu bisa kena hukuman ikut menjadi prajurit negara lain," katanya.

TB Hasanuddin mendesak pemerintah mencabut status WNI eks marinir TNI AL tersebut apabila masih terdata sebagai warga Indonesia dan terbukti membelot ke Rusia.
"Jadi biasanya kalau dia masih WNI lalu menjadi prajurit negara asing biasanya dia seolah-olah sudah keluar, mundur dari WNI atau langsung dicabut oleh negara," katanya.
Sebelumnya, netizen digegerkan dengan seorang anggota marinir TNI AL bergabung menjadi tentara bayaran Rusia untuk memerangi Ukraina. Kabar tersebut viral di media sosial setelah diunggah oleh akun TikTik @zstorm689.
Dalam postingannya, @zstorm689 menampilkan dua foto sosok marinir tersebut. Satu berpose dengan seragam militer Rusia sambil mengacungkan jempol dan menjulurkan lidah.
Foto satu lagi memperlihatkan sang marinir berdiri sambil tersenyum mengenakan pakaian dinas upacara TNI AL dan baret ungu dengan latar belakang tembok bertuliskan Kodikmar atau Komando Pendidikan Marinir.
Belakangan diketahui dia adalah Satria Arta Kumbara. Dia memang pernah menjadi bagian pasukan elite Korps Marinir TNI AL dengan NRP 111026 dan pangkat terakhir sersan dua atau serda. Tetapi sekarang sudah dipecat atau diberhentikan tidak dengan hormat.
Kadispen TNI AL Laksamana Pertama (Laksma) I Made Wira Hady Arsanta mengatakan Satria Arta Kumbara dahulu merupakan anggota Inspektorat Korps Marinir atau Itkormar kemudian disersi atau meninggalkan tugas tanpa izin.
“Disersi terhitung mulai 13 Juni 2022 sampai sekarang,” katanya saat dikonfirmasi oleh wartawan terkait marinir TNI AL gabung dengan militer Rusia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




