ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polisi Tangkap Admin Grup Cinta Sedarah di Bali

Jumat, 23 Mei 2025 | 21:26 WIB
MR
DM
Penulis: Muhammad Aulia Rahman | Editor: DM
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Erdi A Chaniago mengungkapkan Polisi dari Polres Gresik berhasil mengamankan pria berinisial IDGAMU, yang diduga merupakan admin grup Facebook (FB) kontroversial “Cinta Sedarah” yang kemudian diubah menjadi “Suka Duka”.
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Erdi A Chaniago mengungkapkan Polisi dari Polres Gresik berhasil mengamankan pria berinisial IDGAMU, yang diduga merupakan admin grup Facebook (FB) kontroversial “Cinta Sedarah” yang kemudian diubah menjadi “Suka Duka”. (Dok/Dok)

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi dari Polres Gresik berhasil mengamankan pria berinisial IDGAMU, yang diduga merupakan admin grup Facebook (FB) kontroversial “Cinta Sedarah” yang kemudian diubah menjadi “Suka Duka”. Penangkapan dilakukan di Bali setelah polisi melakukan penyelidikan mendalam atas laporan masyarakat.

"Seorang pria berinisial IDGAMU yang merupakan admin grup Facebook bernama Cinta Sedarah yang kemudian diubah menjadi Suka Duka, berhasil diamankan,” ujar Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A Chaniago, Jumat (23/5/2025).

Aktif sejak 2022, Berisi Ribuan Anggota

Kasus ini bermula dari laporan warga yang tidak sengaja menemukan konten pornografi dalam grup tersebut. Penelusuran polisi mengungkap grup ini telah aktif sejak 2022 dan sempat memiliki lebih dari 32.000 anggota.

ADVERTISEMENT

Polisi juga menyita satu unit hand phone yang diduga digunakan tersangka, yaitu admin untuk mengelola dan menyebarkan konten melalui grup FB cinta sedarah.

Kombes Erdi menegaskan, pengungkapan kasus ini menjadi bukti komitmen Polri dalam menjaga dunia digital tetap sehat. “Kami tidak akan menolerir penyalahgunaan platform digital untuk menyebarkan konten-konten yang merusak moral dan nilai sosial masyarakat,” tegasnya.

Kasus Masih Diselidiki

Penyidikan masih terus berjalan. Direktorat Siber Polda Jatim dan kejaksaan terus berkoordinasi untuk mengungkap motif, jaringan, dan kemungkinan pelanggaran hukum lain yang melibatkan tersangka.

Penangkapan admin kasus grup FB cinta sedarah menjadi peringatan keras terhadap penyalahgunaan media sosial. Masyarakat diimbau untuk proaktif melaporkan konten meresahkan agar ruang digital Indonesia tetap aman dan bermoral.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon