Baritim Ansor Apresiasi Prabowo Cabut Izin Tambang di Raja Ampat
Rabu, 11 Juni 2025 | 16:27 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Barisan Ansor Serbaguna Maritim (Baritim) Nahdlatul Ulama mengapresiasi keputusan tegas Presiden Prabowo Subianto yang mencabut izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan konservasi Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan, terutama di wilayah yang dikenal memiliki keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia.
Komandan Satuan Khusus Banser Maritim (Baritim) Ikhwan Arief menilai keputusan tersebut mencerminkan semangat pembangunan berkelanjutan yang tidak mengorbankan ekosistem. Ia menyebutkan bahwa ekosistem laut Raja Ampat merupakan aset berharga bangsa yang harus dijaga secara serius.
“Pencabutan izin tambang ini menunjukkan negara hadir untuk melindungi alam dan rakyatnya. Industri, pariwisata, dan pelestarian lingkungan harus berjalan seiring, dan Raja Ampat, adalah contoh konkret bagaimana konsep blue economy dapat diterapkan,” ujar Ikhwan dalam keterangannya, Rabu (11/6/2025).
Menurut Ikhwan, industri, ekonomi pariwisata dan pelestarian lingkungan harus terus berjalan seiringan, terutama di Raja Ampat, sehingga program ekonomi biru sangat penting untuk di terapkan di seluruh sisi indrustri.
Potensi Raja Ampat tidak hanya pada kekayaan alamnya, tetapi juga sumber daya manusianya yang terus berkembang.
"Karena potensi ketiganya sangat besar, apalagi jika terus ditingkatkan dengan adanya peningkatan SDM yang sangat siginifikan di tanah Papua," ungkap Ikhwan.
Ikhwan merupakan aktivis lingkungan yang pernah melakukan pendampingan di berbagai wilayah di Indonesia termasuk di Raja Ampat. Selama di Raja Ampat, ia melakukan pemdampingan peningkatan kapasitas sumber daya masayarakat dan pengelolaan destinasi pariwisata berkelanjutan.
Baritim berharap keputusan ini menjadi pijakan kuat untuk menata ulang kebijakan pemanfaatan sumber daya alam secara adil dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




