ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sidang Harun Masiku, Hasto Jelaskan Jawaban 'Ok Sip' ke Saeful Bahri

Kamis, 26 Juni 2025 | 13:48 WIB
YP
HH
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: HP
Terdakwa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di sidang kasus suap PAW Harun Masiku di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis, 26 Juni 2025
Terdakwa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di sidang kasus suap PAW Harun Masiku di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis, 26 Juni 2025 (Beritasatu.com/Yustinus Patris Paat)

Jakarta, Beritasatu.com - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengklarifikasi makna pesan WhatsApp ‘ok sip’ yang ia kirim kepada Saeful Bahri terkait pertemuan dengan Harun Masiku.

Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (26/6/2025), Hasto menyebut jawaban itu hanyalah balasan WhatsApp standar, bukan tanda mengetahui isi atau substansi pesan.

Pernyataan ini disampaikan saat jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar Hasto dalam kasus dugaan suap pengurusan PAW DPR 2019-2024 dan perintangan penyidikan terhadap buron Harun Masiku.

ADVERTISEMENT

"Saya tidak menanyakan pertemuannya apa, hasilnya bagaimana. Karena itu jawaban standar saya," kata Hasto dalam persidangan.

Jaksa menyinggung pesan WhatsApp dari Saeful Bahri yang menginformasikan bahwa ia telah bertemu Harun Masiku di Sultan Syahrir, kemudian dibalas Hasto dengan “ok sip.”

Namun, Hasto menegaskan, ia tidak memahami maksud di balik pesan itu.

"Itu adalah jawaban saya di tengah-tengah kesibukan saya," jelasnya.

Menurutnya, saat itu ia tengah fokus pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) untuk persiapan Rakernas PDIP dan tidak sempat mendalami isi pesan Saeful Bahri.

Hasto mengungkapkan bahwa gaya balasan “ok sip” adalah bentuk respon umum dan tidak spesifik, yang kerap ia gunakan saat menerima pesan WhatsApp dari banyak pihak.

“Kalau mau memaknai ‘ok sip’ itu nanti harus dilihat dengan jawaban ‘ok sip’ saya yang lainnya,” ujar Hasto.

Ia juga menegaskan, balasan tersebut tidak mencerminkan persetujuan apapun ataupun instruksi tindak lanjut atas isi pesan.

“Saya tidak mengerti substansi, saya hanya membalas WA bahwa saya sudah menerima," terangnya.

Selain kasus suap, Hasto juga didakwa menghalangi penyidikan KPK. Ia disebut memerintahkan penjaga Rumah Aspirasi, Nur Hasan, untuk merendam ponsel Harun Masiku ke air seusai operasi tangkap tangan (OTT) terhadap komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Tak hanya itu, ajudannya, Kusnadi, juga diminta menenggelamkan telepon genggam sebagai bentuk antisipasi penyitaan oleh penyidik.

Dalam sidang Hasto Kristiyanto, setidaknya enam ahli dan 16 saksi telah dihadirkan, termasuk ahli IT dari UI Bob Hardian Syahbuddin, ahli forensik KPK Hafni Ferdian, dan ahli pidana UGM Muhammad Fatahillah Akbar.

Kemudian, ahli bahasa UI Frans Asisi Datang, eks hakim MK Maruarar Siahaan, dan ahli pidana UMJ Chairul Huda.

Sementara itu, saksi kunci lain, termasuk penyidik KPK Rossa Purbo Bekti dan eks kader PDIP Saeful Bahri.

Dalam dakwaan, Hasto bersama Donny Tri Istiqomah, Saeful Bahri, dan Harun Masiku disebut memberikan suap Rp 600 juta kepada Wahyu Setiawan agar PAW DPR dari Riezky Aprilia ke Harun Masiku dikabulkan oleh KPU.

Kasus ini merupakan bagian dari dugaan korupsi yang terjadi antara 2019-2020 dan sampai kini Harun Masiku masih buron.

Hasto pun dijerat dengan Pasal 21 dan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 65 ayat (1) dan Pasal 55 ayat (1) Ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Usulan Ambang Batas Parlemen, Hasto: Tiap Partai Punya Kepentingan

Usulan Ambang Batas Parlemen, Hasto: Tiap Partai Punya Kepentingan

NASIONAL
Peringati May Day, Hasto Ajak Buruh Bersatu Hadapi Tantangan Ekonomi

Peringati May Day, Hasto Ajak Buruh Bersatu Hadapi Tantangan Ekonomi

NASIONAL
Hasto Kristiyanto dan Rano Karno Kompak Hadiri Perayaan Hari Buruh

Hasto Kristiyanto dan Rano Karno Kompak Hadiri Perayaan Hari Buruh

NASIONAL
MK Putus Uji Materi Pasal Perintangan Penyidikan Korupsi

MK Putus Uji Materi Pasal Perintangan Penyidikan Korupsi

NASIONAL
PDIP: Kirim Pasukan ke Gaza Harus lewat PBB

PDIP: Kirim Pasukan ke Gaza Harus lewat PBB

NASIONAL
Hasto Kristiyanto: Politik Harus Jadi Strategi Kebudayaan

Hasto Kristiyanto: Politik Harus Jadi Strategi Kebudayaan

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon