ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

OTT Sumut, Menteri PU: Saya Tak Akan Tutupi Satu Lubang Pun!

Minggu, 29 Juni 2025 | 05:33 WIB
HH
HH
Penulis: Harumbi Prastya Hidayahningrum | Editor: HP
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan tidak akan menutupi satu lubang pun terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat pejabat Kementerian Pekerjaan Umum di Sumatera Utara (Sumut).
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan tidak akan menutupi satu lubang pun terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat pejabat Kementerian Pekerjaan Umum di Sumatera Utara (Sumut). (Antara/Makna Zaezar)

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah sorotan tajam publik atas operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat pejabat Kementerian Pekerjaan Umum di Sumatera Utara (Sumut), Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan sikap tegas, yakni dirinya tidak akan menutup-nutupi apa pun.

"Saya tidak akan nutupi satu lubang pun, enggak ada," ucap Dody dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (29/6/2025) malam.

Kalimat itu ia lontarkan dengan nada serius untuk menandai komitmennya terhadap transparansi dan integritas kementerian yang dipimpinnya.

ADVERTISEMENT

Pernyataan tersebut muncul setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan serta preservasi jalan di Sumut.

Meski tak menyebutkan secara rinci siapa yang terlibat, Dody mengaku membaca kabar tersebut melalui media.

"Kalau detailnya, saya malah enggak copy. Saya cuma baca di media, dan bagi saya itu sudah tamparan yang sangat keras," ungkapnya, dikutip dari Antara, Minggu (29/6/2025).

Ia mengaku peristiwa ini terasa menyakitkan karena selama ini dirinya telah berulang kali mengingatkan jajaran Kementerian PU agar menjunjung tinggi nilai kejujuran dan akuntabilitas.

Menteri yang baru dilantik di kabinet Presiden Prabowo itu tetap menjunjung asas praduga tak bersalah, tetapi menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.

"Saya apresiasi KPK dan Kejaksaan Agung karena sudah membantu menjaga integritas pembangunan infrastruktur nasional," ujarnya.

Lebih lanjut, Dody menyatakan, jika mendapat restu dari Presiden, ia akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Kementerian PU, dari eselon I hingga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Evaluasi ini menurutnya penting agar kejadian serupa tak terulang.

"Kalau Presiden setuju, minggu depan kami mulai bersih-bersih. Ini sebagai pengingat agar kita selalu menghadirkan Tuhan di hati dan menjunjung tinggi amanah dalam membangun bangsa," tegas Dody.

Dengan sikap terbuka dan niat untuk mengevaluasi pejabat kementerian, Menteri Dody Hanggodo ingin menjadikan kasus OTT Kementerian PU di Sumut sebagai titik balik bagi institusinya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

KPK Jelaskan Alasan Topan Ginting Masih Diperiksa Kasus Korupsi Jalan

KPK Jelaskan Alasan Topan Ginting Masih Diperiksa Kasus Korupsi Jalan

NASIONAL
KPK Periksa Staf Tersangka Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

KPK Periksa Staf Tersangka Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

NASIONAL
KPK Usut Proses Anggaran Proyek Jalan Sumut yang Menangkan Tersangka

KPK Usut Proses Anggaran Proyek Jalan Sumut yang Menangkan Tersangka

NASIONAL
Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut, KPK: Penggeledahan Masih Berjalan

Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut, KPK: Penggeledahan Masih Berjalan

NASIONAL
Wartawan Protes Penggeledahan Tertutup KPK di Kantor Dinas PUPR Sumut

Wartawan Protes Penggeledahan Tertutup KPK di Kantor Dinas PUPR Sumut

NASIONAL
Buntut OTT KPK, Menteri PU Nonaktifkan 3 Pejabat BBPJN Sumut

Buntut OTT KPK, Menteri PU Nonaktifkan 3 Pejabat BBPJN Sumut

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon