ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

RI Beli 48 Jet Tempur KAAN dari Turki, Lemhanas: Demi Kedaulatan

Selasa, 29 Juli 2025 | 13:14 WIB
TS
DM
Penulis: Theressia Sunday Silalahi | Editor: DM
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Ace Hasan Syadzily menyatakan, pembelian 48 unit pesawat tempur KAAN dari Turki merupakan langkah strategis menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Ace Hasan Syadzily menyatakan, pembelian 48 unit pesawat tempur KAAN dari Turki merupakan langkah strategis menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Beritasatu.com/Theressia Sunday Silalahi)

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Ace Hasan Syadzily menyatakan, pembelian 48 unit pesawat tempur KAAN dari Turki merupakan langkah strategis menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Pesawat yang dibeli dari negara sahabat harus dilihat sebagai bentuk upaya mempertahankan kedaulatan negara kita,” katanya di kantor Lemhanas, Jakarta, Selasa (29/7/2025).

Ace juga mengungkapkan arahan Presiden Prabowo Subianto sangat jelas, yaitu Indonesia harus memperkuat pertahanan nasional. Selain itu, memastikan tidak ada satu jengkal pun wilayah Tanah Air yang dikuasai pihak asing.

ADVERTISEMENT

“Kita tahu Bapak Presiden memiliki perhatian serius terhadap ketahanan dan pertahanan. Kita harus memastikan tidak ada sejengkal pun Tanah Air yang bisa direbut oleh negara lain,” tegas Ace.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI secara resmi menandatangani kontrak pembelian 48 pesawat tempur KAAN dari pemerintah Turki.

Penandatanganan kontrak implementasi itu dilakukan dalam rangkaian pameran pertahanan internasional (IDEF) 2025 di Istanbul, Sabtu (26/7/2025). Penandatanganan tersebut disaksikan langsung Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin.

“Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan government to government (G2G) yang telah ditandatangani sebelumnya pada 11 Juni 2025,” jelas Kepala Biro Infohan Setjen Kemenhan Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang.

Melalui kerja sama ini, Indonesia tak hanya mendapatkan pesawat tempur, tetapi juga berbagai keuntungan strategis lain. Beberapa di antaranya, seperti pengembangan industri pertahanan nasional serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam bidang teknologi militer.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kemenhan Minta Tambahan Anggaran Rp 195 Triliun untuk 2027

Kemenhan Minta Tambahan Anggaran Rp 195 Triliun untuk 2027

NASIONAL
Tembakan Salvo Iringi Pemakaman Militer Ryamizard di TMP Kalibata

Tembakan Salvo Iringi Pemakaman Militer Ryamizard di TMP Kalibata

NASIONAL
Penghormatan Terakhir, 3 Jenderal Antar Ryamizard ke Makam

Penghormatan Terakhir, 3 Jenderal Antar Ryamizard ke Makam

NASIONAL
Kemenhan: Rafale Jadi Investasi Strategis Jaga Kedaulatan RI

Kemenhan: Rafale Jadi Investasi Strategis Jaga Kedaulatan RI

NASIONAL
Tiba Dengan Maung, Prabowo Hadiri Penghormatan Ryamizard Ryacudu

Tiba Dengan Maung, Prabowo Hadiri Penghormatan Ryamizard Ryacudu

NASIONAL
Tiba di Kemenhan, Ryamizard Ryacudu Dimakamkan secara Militer

Tiba di Kemenhan, Ryamizard Ryacudu Dimakamkan secara Militer

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon