Kasus Suap IUP di Kaltim, KPK Periksa Pengusaha Tambang Rudy Ong
Selasa, 29 Juli 2025 | 18:49 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami skandal dugaan suap dalam penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) di Kalimantan Timur (Kaltim). Salah satu yang dipanggil hari ini adalah pengusaha tambang Rudy Ong Chandra, pemegang saham PT Tara Indonusa Coal.
“Hari ini, pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK terkait dugaan suap IUP di Kalimantan Timur,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Selasa (29/7/2025).
Rudy Ong menjadi salah satu nama yang ikut terseret dalam pusaran kasus besar ini. Ia diduga mengetahui atau terlibat dalam pemberian IUP yang disinyalir penuh penyimpangan.
KPK mulai menyelidiki kasus ini sejak 19 September 2024 dan telah menetapkan tiga orang tersangka, masing-masing berinisial AFI, DDWT, dan ROC. Meski identitas resmi belum diumumkan, sumber menyebut inisial AFI merujuk pada mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.
Rumah Awang Faroek bahkan sempat digeledah tim penyidik KPK dalam pengembangan kasus ini.
Sebagai bentuk antisipasi agar para tersangka tidak kabur, KPK telah menerbitkan surat larangan bepergian ke luar negeri untuk ketiganya, berlaku selama enam bulan sejak 24 September 2024. Rudy Ong termasuk dalam daftar tersebut.
“Pelarangan ini demi kelancaran penyidikan, agar yang bersangkutan tidak melarikan diri atau menghilangkan barang bukti,” kata Jubir KPK saat itu Tessa Mahardhika.
Kasus ini diduga melibatkan praktik suap berupa pemberian hadiah atau janji kepada pejabat daerah dalam pengurusan IUP. Nilai kerugian dan aliran dana suap masih terus ditelusuri oleh penyidik.
KPK menegaskan akan mengungkap keterlibatan semua pihak, baik pengusaha, pejabat, maupun pihak perantara yang diduga menjadi bagian dari skema suap dalam bisnis pertambangan di Kaltim.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Gencatan Senjata AS-Iran Buntu, Teheran Tolak Dialog
Macron Ajak Dunia Lepas dari AS, NATO Terancam Retak!
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Mirip Film, AS dan Iran Adu Cepat Temukan Pilot F-15E yang Jatuh




