ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Program Cek Kesehatan Gratis Diperluas untuk Siswa SD-SMA dan Madrasah

Minggu, 3 Agustus 2025 | 09:48 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Petugas Puskesmas memeriksa kesehatan gigi dan mulut siswa SMP di Sekolah Kaliban, Batam, Kepulauan Riau, Rabu 30 Juli 2025.
Petugas Puskesmas memeriksa kesehatan gigi dan mulut siswa SMP di Sekolah Kaliban, Batam, Kepulauan Riau, Rabu 30 Juli 2025. (Antara/Antara)

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah memperluas pelaksanaan program cek kesehatan gratis (CKG) ke seluruh lembaga pendidikan yang berada di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Agama (Kemenag). Langkah ini bertujuan untuk menjangkau jutaan siswa dari tingkat SD hingga SMA dan madrasah di seluruh Indonesia.

Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Adita Irawati mengatakan program CKG mulai dilaksanakan serentak pada Senin (4/8/2025) di 12 sekolah di berbagai wilayah.

"Pemerintah ingin menjamin seluruh masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, memiliki akses terhadap layanan kesehatan," ujar Aditia dikutip dari Antara.

ADVERTISEMENT

Sejak pertama kali diluncurkan pada 10 Februari 2025, program ini telah melayani lebih dari 16 juta warga hingga 1 Agustus 2025.

Pemerintah menargetkan seluruh penduduk Indonesia dapat merasakan manfaat program ini, termasuk 53,8 juta siswa dari 282.000 lembaga pendidikan seperti SD, SMP, SMA, madrasah, hingga sekolah rakyat.

Program CKG Sekolah telah lebih dulu diimplementasikan di sekolah rakyat sejak 14 Juli 2025 dan mencakup lebih dari 8.000 siswa.

Menurut Adita, CKG sekolah merupakan bentuk konkret dari visi Presiden Prabowo Subianto dalam mengembangkan sumber daya manusia unggul sejak dini. Program ini menjadi bagian dari agenda Hasil Terbaik Cepat Presiden dalam bidang kesehatan, dengan pendekatan yang menitikberatkan pada aspek promotif dan preventif.

"Program ini merupakan investasi jangka panjang dalam upaya meningkatkan kesehatan anak-anak dan remaja. Pemerintah ingin memastikan setiap generasi muda mendapat akses layanan kesehatan secara adil," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menjelaskan CKG sekolah dirancang untuk mengubah paradigma masyarakat dalam hal kesehatan dari sekadar berobat ketika sakit menjadi rutin melakukan pemeriksaan kesehatan sejak masih sehat.

“Presiden Prabowo ingin menanamkan pola pikir baru, bahwa memeriksa kesehatan tidak harus menunggu sampai sakit. Pemerintah bahkan turun langsung ke sekolah-sekolah agar anak-anak bisa diperiksa secara dini,” kata Hasan.

PCO juga memberikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan atas respons cepat dan pelaksanaan yang luas terhadap program ini.

Diharapkan melalui deteksi dini, berbagai potensi gangguan kesehatan serius dapat dicegah sejak awal, sehingga generasi muda Indonesia dapat tumbuh sehat dan kuat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Jelang Lebaran, Stok Beras Mencapai 144 Persen dari Kebutuhan

Jelang Lebaran, Stok Beras Mencapai 144 Persen dari Kebutuhan

EKONOMI
Program Cek Kesehatan Gratis 2026 Ditargetkan Jangkau 135 Juta Warga

Program Cek Kesehatan Gratis 2026 Ditargetkan Jangkau 135 Juta Warga

NASIONAL
Kemenkes Lengkapi Cek Kesehatan Gratis dengan Alat Perekam Jantung

Kemenkes Lengkapi Cek Kesehatan Gratis dengan Alat Perekam Jantung

LIFESTYLE
Kemenkes: Masalah Gigi dan Mulut Masuk Top 5 Penyakit di Program CGK

Kemenkes: Masalah Gigi dan Mulut Masuk Top 5 Penyakit di Program CGK

LIFESTYLE
Animo Tinggi, Cek Kesehatan Gratis di Ciwandan Tembus 11.000 Warga

Animo Tinggi, Cek Kesehatan Gratis di Ciwandan Tembus 11.000 Warga

BANTEN
Cek Kesehatan Gratis Telah Jangkau 50,5 Juta Warga

Cek Kesehatan Gratis Telah Jangkau 50,5 Juta Warga

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon