Pencopotan Budi Gunawan Ujian Hubungan Prabowo-Megawati
Senin, 8 September 2025 | 17:34 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot Budi Gunawan dari posisi menteri koordinator politik dan keamanan (menko polkam) dinilai berpotensi menguji hubungan politiknya dengan PDI Perjuangan.
Menurut pengamat politik Burhanuddin Muhtadi, meski memilih berada di luar lingkar kekuasaan, PDI Perjuangan menegaskan diri sebagai mitra strategis pemerintah. Dalam Kongres terakhir di Bali, Megawati Soekarnoputri kembali menekankan bahwa partainya tidak akan menjadi oposisi destruktif, namun juga tidak menempatkan diri sebagai bagian resmi pemerintahan.
Ia juga menilai pencopotan Budi Gunawan bisa menimbulkan sensitivitas di internal PDI Perjuangan, mengingat latar belakang kedekatannya dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
“Posisi Budi Gunawan selama ini punya makna simbolik. Dia bukan sekadar menteri, tapi juga jembatan komunikasi Prabowo dengan PDI Perjuangan. Maka wajar jika pencopotan ini akan dipandang sensitif oleh kader-kader PDI,” kata Burhanuddin dalam dialog breakingnews Beritasatu TV, Senin (8/9/2025).
Burhanuddin menambahkan, meski demikian, hubungan Prabowo dan Megawati diperkirakan tidak akan sampai retak. “Saya kira kedewasaan politik Megawati dan sikap santun Prabowo bisa meredam potensi gesekan. Fakta bahwa Megawati masih menghadiri pertemuan di Istana beberapa waktu lalu menunjukkan komunikasi di tingkat elite tetap terjaga,” ujarnya.
Baca Juga: Sri Mulyani Terkena Reshuffle Kabinet Jadi Trending Topik di X
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




