KPK Sita 2 Mobil Mewah Eks Wamenaker Noel yang Disembunyikan
Selasa, 9 September 2025 | 18:03 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menyita dua mobil mewah milik eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel (IEG), Selasa (9/9/2025).
Kedua kendaraan ini sebelumnya disembunyikan oleh kerabat Noel saat operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kemenaker.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menjelaskan, penyitaan dilakukan sebagai bagian dari penelusuran aset tersangka.
"Hari ini KPK kembali akan melakukan penyitaan terhadap dua kendaraan roda empat yang diduga terkait dengan salah satu tersangkanya yaitu tersangka IEG," ujar Budi di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.
Sebelumnya, KPK menelusuri tiga kendaraan milik Noel yang diduga terkait perkara ini. Dari tiga kendaraan tersebut, satu mobil Land Cruiser sudah lebih dahulu diamankan. Hari ini, dua mobil lainnya, yakni Mercedes-Benz dan BAIC diantarkan ke KPK.
"Dan hari ini dua kendaraan tersebut diantarkan kembali oleh KPK," tambah Budi.
Hingga kini, KPK telah mengamankan berbagai barang bukti milik Noel, termasuk:
- Motor Ducati Scrambler.
- Mobil Alphard.
- Tiga mobil mewah lain yang sempat disembunyikan.
- Empat hand phone.
Penyidikan masih terus berlangsung, termasuk penggeledahan dan penyitaan barang-barang yang diduga kuat terkait kasus pemerasan K3.
KPK telah menetapkan dan menahan 11 tersangka dalam kasus pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kemenaker, termasuk Noel. Para tersangka diketahui berhasil mengumpulkan uang hasil pemerasan sebesar Rp 81 miliar.
Dari jumlah tersebut, Irvian mendapatkan bagian terbesar, yaitu Rp 69 miliar, sementara Noel menerima Rp 3 miliar plus satu motor Ducati. Kasus pemerasan ini telah berlangsung sejak 2019. Uang pengurusan yang seharusnya Rp 275.000 meningkat drastis hingga Rp 6 juta.
Modus yang dilakukan Noel adalah memperlambat, mempersulit, atau bahkan menolak memproses permohonan sertifikasi K3 bagi pihak yang tidak membayar tambahan biaya.
Penyitaan dua mobil mewah Noel menegaskan komitmen KPK untuk menindak tegas aset tersangka dalam kasus korupsi. Publik menunggu langkah lanjutan KPK untuk menelusuri dan menyita seluruh aset yang terkait dengan pemerasan K3, agar keadilan bagi negara dan masyarakat dapat ditegakkan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




