ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

77.000 Keluarga Lulus dari Bansos, Gus Ipul Dorong Kemandirian Ekonomi

Minggu, 19 Oktober 2025 | 11:18 WIB
V
HH
Penulis: Vinnilya | Editor: HP
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam wawancara dengan Beritasatu TV, Jumat 17 Oktober 2025.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam wawancara dengan Beritasatu TV, Jumat 17 Oktober 2025. (Beritasatu.com/Vinnilya)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah mulai memetik hasil dari transformasi bantuan sosial (bansos) yang digulirkan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Hingga Oktober 2025, tercatat lebih dari 77.000 keluarga berhasil “naik kelas”, yakni lulus dari status penerima bantuan sosial (graduasi) dan beralih menjadi pelaku usaha produktif.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan, paradigma penyaluran bantuan sosial kini telah berubah. Bansos tidak lagi sekadar memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi menjadi tahap awal menuju pemberdayaan ekonomi keluarga miskin.

“Presiden menekankan, setelah diberi bansos, arahnya harus ke pemberdayaan bantuan modal usaha, pelatihan, dan literasi keuangan. Itu yang kita jalankan sekarang,” ujar Gus Ipul dalam wawancara dengan Beritasatu TV, Jumat (17/10/2025).

ADVERTISEMENT

Melalui sinergi berbagai program, seperti program keluarga harapan (PKH), bantuan pangan non-tunai (BPNT), serta program pelatihan dan bantuan modal usaha, Kementerian Sosial (Kemensos) berupaya membangun keluarga produktif yang mandiri.

Menurut Gus Ipul, Kemensos menargetkan peningkatan signifikan pada tahun 2026, yaitu 300.000 hingga 500.000 keluarga diharapkan bisa lulus dari status penerima bansos.

Upaya ini sejalan dengan strategi transformasi bantuan sosial yang berorientasi pada penurunan kemiskinan secara berkelanjutan, bukan sekadar bantuan jangka pendek.

“Bansos sekarang bukan hanya memberi, tetapi menumbuhkan. Kita ingin setiap penerima bantuan punya kesempatan untuk maju dan sejahtera,” tegas Gus Ipul.

Gus Ipul optimistis bahwa tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran telah berhasil meletakkan fondasi kuat bagi transformasi sosial nasional.

“Kita sudah punya model, arah, dan data. Tinggal memperluas, memperkuat, dan memastikan semuanya berdampak. Transformasi sosial yang dimulai dari data ini, Insyaallah akan menjadi warisan besar pemerintahan Presiden Prabowo,” tutur Gus Ipul menutup pernyataannya.

Melalui pendekatan bansos berbasis pemberdayaan, pemerintah berupaya menciptakan masyarakat yang tidak hanya terbantu secara ekonomi, tetapi juga berdaya, mandiri, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan nasional.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kapan Bansos BPNT dan PKH Juni 2026 Cair? Simak Cara Ceknya

Kapan Bansos BPNT dan PKH Juni 2026 Cair? Simak Cara Ceknya

EKONOMI
Siap-Siap! Mulai 1 Juni Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah

Siap-Siap! Mulai 1 Juni Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah

MULTIMEDIA
DPR Siapkan RUU Satu Data untuk Atasi Bansos Salah Sasaran

DPR Siapkan RUU Satu Data untuk Atasi Bansos Salah Sasaran

NASIONAL
Dinsos Tangerang Temukan 3.021 Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

Dinsos Tangerang Temukan 3.021 Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

BANTEN
Pemerintah Perluas Uji Coba Perlinsos Digital di 42 Daerah

Pemerintah Perluas Uji Coba Perlinsos Digital di 42 Daerah

NASIONAL
Digitalisasi Perlinsos Pastikan Penyaluran Bansos Transparan dan Adil

Digitalisasi Perlinsos Pastikan Penyaluran Bansos Transparan dan Adil

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon