ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Prabowo: 15.945 Siswa Sudah Sekolah di Sekolah Rakyat

Selasa, 21 Oktober 2025 | 10:47 WIB
RH
DM
Penulis: Ricki Putra Harahap | Editor: DM
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin 20 Oktober 2025.
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin 20 Oktober 2025. (Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan sebanyak 15.945 siswa telah bersekolah di sekolah rakyat, program pendidikan yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah.

Para siswa tersebut berasal dari kelompok ekonomi terbawah, yakni desil satu dan desil dua. Hingga kini, pemerintah telah berhasil membangun 166 sekolah rakyat yang mencakup jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK.

“Sebanyak 166 sekolah rakyat sudah beroperasi. Ini luar biasa. Saya berterima kasih kepada para menteri yang terlibat,” ujar Prabowo saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).

ADVERTISEMENT

Prabowo menjelaskan, sekolah rakyat dirancang untuk memutus rantai kemiskinan dan memastikan anak-anak dari keluarga miskin memiliki hak pendidikan yang sama dengan yang lain.

“Anak orang miskin tidak harus menjadi miskin. Kita harus berani memotong rantai kemiskinan. Orang di lapisan terbawah sering kali tidak terlihat dan jarang mendapat perhatian,” tegasnya.

Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun 500 sekolah rakyat di seluruh Indonesia. Ia optimistis target tersebut dapat tercapai demi memberikan akses pendidikan yang merata bagi masyarakat.

“Kalau 500 sekolah rakyat berdiri, berarti kita membantu sekitar 500.000 keluarga miskin dan sangat miskin. Konsepnya, satu sekolah menampung seribu siswa dari berbagai jenjang,” tutur Prabowo.

Program sekolah rakyat menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), sekaligus mewujudkan pemerataan pendidikan sebagai fondasi pembangunan nasional yang berkeadilan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

AHY Tak Ingin Renovasi Sekolah Lupakan Perbaikan Toilet

AHY Tak Ingin Renovasi Sekolah Lupakan Perbaikan Toilet

NASIONAL
Buka Lowongan 5.000 Guru Sekolah Rakyat, Mensos Ngaku Masih Kekurangan

Buka Lowongan 5.000 Guru Sekolah Rakyat, Mensos Ngaku Masih Kekurangan

NASIONAL
Mensos Tegaskan Tak Ada Siswa Titipan Masuk Sekolah Rakyat

Mensos Tegaskan Tak Ada Siswa Titipan Masuk Sekolah Rakyat

NASIONAL
Sekolah Rakyat Aceh 2 Sudah 60 Persen, Siap Tampung 1.170 Siswa

Sekolah Rakyat Aceh 2 Sudah 60 Persen, Siap Tampung 1.170 Siswa

NASIONAL
Sekolah Rakyat di Kuantan Singingi Ditargetkan Tampung 1.000 Siswa

Sekolah Rakyat di Kuantan Singingi Ditargetkan Tampung 1.000 Siswa

NASIONAL
Kawal Program Prabowo, Dudung Tinjau Sekolah Rakyat di Malang

Kawal Program Prabowo, Dudung Tinjau Sekolah Rakyat di Malang

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon