Menteri HAM Soroti Kasus Perundungan Mahasiswa Unud yang Tewas
Selasa, 21 Oktober 2025 | 15:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan pihaknya menyoroti dugaan tindakan nir-empati dan perundungan terhadap almarhum mahasiswa Universitas Udayana (Unud), Timothy Anugerah Saputra. Pigai menyebut perilaku semacam itu tidak dapat ditoleransi, terlebih terjadi di lingkungan akademik.
“Saya sudah perintahkan staf di Bali untuk mengecek. Saya tahu kasus ini dari DM Instagram yang dikirim warga, lalu saya teruskan ke bagian pelayanan pengaduan Pak Osbin. Sekarang kanwil sedang menelusuri di Bali,” ujar Pigai di Kantor Kementerian HAM, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/10/2025).
Pigai menjelaskan laporan yang diterimanya bukan melalui jalur resmi, tetapi tetap ditindaklanjuti secara serius. Ia menegaskan, dugaan perundungan terhadap korban merupakan bentuk pelanggaran nilai kemanusiaan dan moral kampus.
“Jelas tidak boleh ada pembullyan di dalam kampus, apalagi terhadap orang yang sudah meninggal,” tegasnya.
Pigai menambahkan, jika ditemukan unsur pidana dalam kasus tersebut, pihaknya akan meminta aparat penegak hukum untuk bertindak. “Kalau ternyata ada pelanggaran hukum, kita minta aparat proses. Tidak boleh biarkan bully itu berlangsung,” tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




