ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Majelis Masyayikh Perkuat Peningkatan Mutu Pesantren lewat Asesmen

Minggu, 16 November 2025 | 19:00 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Ketua Majelis Masyayikh Abdul Ghaffar Rozin
Ketua Majelis Masyayikh Abdul Ghaffar Rozin (Istimewa/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Pelaksanaan asesmen penjaminan mutu pendidikan pesantren jenjang dasar dan menengah (dikdasmen) tahap I tahun 2025 menjadi momentum penting dalam memperkuat kualitas pendidikan pesantren.

Dengan pendekatan yang dialogis dan konsultatif, Majelis Masyayikh berharap satuan pendidikan pesantren pada jenjang dikdasmen semakin siap menghadapi kebutuhan zaman tanpa meninggalkan akar tradisi keilmuan yang menjadi ciri khasnya.

Majelis Masyayikh menerapkan pendekatan asesmen dengan menempatkan pesantren sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem mutu berkelanjutan, bukan sekadar objek penilaian.

ADVERTISEMENT

Asesmen dikdasmen tahap I yang berlangsung pada 23 Oktober–24 November 2025 ini melibatkan 38 satuan pendidikan dari tiga jenis penyelenggaraan, yaitu muadalah salafiyah, muadalah mu’allimin, dan pendidikan diniyah formal.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di 14 provinsi, di antaranya Aceh, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara.

Ketua Majelis Masyayikh Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) menegaskan asesmen ini berfokus pada penguatan pola kolaborasi antara pesantren dan asesor. Pendekatan tersebut mengedepankan dialog, pendampingan, serta pembacaan mendalam terhadap kondisi riil satuan pendidikan.

“Asesmen kami arahkan sebagai ruang kolaboratif untuk meningkatkan mutu pendidikan. Pesantren didorong melihat dirinya secara lebih jujur dan komprehensif. Sementara asesor hadir bukan untuk menghakimi, tetapi memberikan perspektif objektif yang berlandaskan standar mutu,” ujar Gus Rozin.

Ia menambahkan, pendekatan ini penting untuk memastikan peningkatan mutu sejalan dengan karakter dan tradisi pesantren yang beragam.

“Melalui asesmen tahap pertama ini, Majelis Masyayikh menekankan pentingnya pemetaan kapasitas awal setiap satuan pendidikan. Pemetaan tersebut menjadi dasar penyusunan rekomendasi peningkatan mutu yang realistis dan sesuai kebutuhan,” tambahnya. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

UU Pesantren Digugat ke MK, Tuntut Negara Wajib Biayai Santri

UU Pesantren Digugat ke MK, Tuntut Negara Wajib Biayai Santri

NASIONAL
92 Pesantren Lolos Asesmen Mutu Majelis Masyayikh, Ini Dampaknya

92 Pesantren Lolos Asesmen Mutu Majelis Masyayikh, Ini Dampaknya

NASIONAL
Majelis Masyayikh Kuatkan Mutu Pesantren lewat Asesmen Tahap 2

Majelis Masyayikh Kuatkan Mutu Pesantren lewat Asesmen Tahap 2

NASIONAL
Konferensi Pendidikan Pesantren Satukan Arah Pesantren ke Depan

Konferensi Pendidikan Pesantren Satukan Arah Pesantren ke Depan

NASIONAL
Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pondok Pesantren

Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pondok Pesantren

NASIONAL
Gelar Asesmen Ma’had Aly, Majelis Masyayikh Fokus Peningkatan Mutu

Gelar Asesmen Ma’had Aly, Majelis Masyayikh Fokus Peningkatan Mutu

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon