ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Larangan Kendaraan Sumbu 3 di Nataru 2026, Kecelakaan Turun 33 Persen

Kamis, 27 November 2025 | 12:50 WIB
IO
HH
Penulis: Ilham Oktafian | Editor: HP
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho.
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho. (Beritasatu.com/Roy Adriansyah)

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas), Irjen Pol Agus Suryonugroho mengusulkan agar kendaraan sumbu tiga dilarang melintas selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Usulan tersebut ia sampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (27/11/2025).

Menurut Agus, kebijakan pembatasan kendaraan berat telah terbukti efektif menekan angka kecelakaan. Ia mencontohkan penerapan serupa saat momentum Lebaran pada akhir Maret 2025, ketika Polri dan Kementerian Perhubungan menerapkan pembatasan kendaraan sumbu tiga di sejumlah titik jalur mudik.

“Kalau memang operasi ini operasi kemanusiaan, mementingkan keselamatan jiwa orang, kami menyarankan selama operasi kendaraan sumbu tiga dilarang,” ujar Agus.

ADVERTISEMENT

Agus menjelaskan, selama periode pembatasan tersebut, angka kecelakaan lalu lintas tercatat turun 33 persen. Sementara itu, tingkat fatalitas atau jumlah korban meninggal akibat kecelakaan turun hingga 53 persen.

“Dan fatalitas korban kecelakaan turun 53 persen dan itu baru pertama kali. Kalau memang harus berani melakukan ini,” ujarnya.

Jika usulan tersebut disetujui untuk Nataru 2026, kendaraan sumbu tiga akan dilarang melintas baik di jalan arteri maupun jalan tol pada waktu yang ditentukan. Pembatasan itu akan disesuaikan dengan skema “windows system” yang tengah disiapkan Kementerian Perhubungan.

“Dari Kemenhub sudah membuat rancangan, nanti ini dilakukan windows system karena ada beberapa aspek yang harus dipertimbangkan,” kata Agus.

Ia menekankan, usulan ini murni bertujuan menjaga keselamatan publik, mengingat meningkatnya volume kendaraan dan risiko kecelakaan selama puncak arus mudik maupun balik Nataru.

“Namun, kami pada saat rakor mungkin kami suarakan itu, agar betul-betul operasi kemanusiaan ini mementingkan keselamatan jiwa orang, terutama pengguna jalan,” imbuhnya.

Dengan data penurunan kecelakaan yang signifikan pada periode sebelumnya, usulan pelarangan kendaraan sumbu tiga diperkirakan kembali menjadi pembahasan penting dalam penyusunan kebijakan rekayasa lalu lintas Nataru 2026.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Harga Bahan Pokok di Sleman Turun Seusai Nataru, Cabai Melimpah

Harga Bahan Pokok di Sleman Turun Seusai Nataru, Cabai Melimpah

NUSANTARA
Fatalitas Kecelakaan Nataru Turun, DPR Ingatkan Persiapan Lebaran

Fatalitas Kecelakaan Nataru Turun, DPR Ingatkan Persiapan Lebaran

NASIONAL
Korlantas Polri Prediksi Puncak Arus Balik Nataru pada 4 Januari 2026

Korlantas Polri Prediksi Puncak Arus Balik Nataru pada 4 Januari 2026

EKONOMI
Ini Alasan Wisatawan Pilih Yogyakarta Destinasi Favorit Liburan Nataru

Ini Alasan Wisatawan Pilih Yogyakarta Destinasi Favorit Liburan Nataru

NUSANTARA
Arus Tol Jakarta-Cikampek mulai Meningkat Jelang Nataru

Arus Tol Jakarta-Cikampek mulai Meningkat Jelang Nataru

NASIONAL
Cegah Kecelakaan, Polisi Siaga di Jalur Maut Bromo Saat Nataru

Cegah Kecelakaan, Polisi Siaga di Jalur Maut Bromo Saat Nataru

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon