Pastikan Stok Nataru Aman, Bulog Kirim 48 Ton Beras Premium ke Batam
Kamis, 27 November 2025 | 14:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Perum Bulog bergerak cepat memastikan ketersediaan pasokan beras di berbagai wilayah, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, pengiriman ini sekaligus menjadi tindak lanjut untuk menepis isu-isu terkait impor beras, sejalan dengan pernyataan Presiden Prabowo di berbagai forum internasional, seperti PBB, KTT G20, dan pertemuan tingkat tinggi lainnya, yang menegaskan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan.
"Kita ketahui bersama bahwa Bapak Presiden Republik Indonesia telah menyampaikan Indonesia swasembada pangan di berbagai event internasional. Ini menunjukkan bahwa Indonesia sudah swasembada pangan," ujar Rizal.
Rizal memastikan bahwa stok beras nasional saat ini berada pada posisi yang sangat kuat, yakni mencapai 3,8 juta ton. Jumlah ini dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun, bahkan diproyeksikan aman sampai awal tahun 2026.
"Jadi masyarakat tidak perlu bimbang dan ragu bahwa stok beras kita mencukupi dan tidak perlu lagi impor-impor dari mana pun," tegasnya.
Hal ini didukung oleh peningkatan produksi petani Indonesia yang semakin maju teknologinya. Prediksi produksi beras nasional di akhir tahun ini diperkirakan mencapai 34 juta ton.
Secara spesifik di wilayah Kepulauan Riau, stok beras di gudang Batam saat ini tercatat sebanyak 3.200 ton, sementara di gudang Pulau Karimun tersedia 250 ton. Kebutuhan bulanan Pulau Batam sendiri diperkirakan mencapai hampir seribu ton.
Untuk pengiriman tahap awal ke Batam, Bulog mengirimkan sebanyak 48 ton beras premium. Pengiriman ini dijadwalkan akan tiba di Batam pada 3 Desember, atau bahkan lebih cepat, agar segera dapat didistribusikan kepada masyarakat dalam menghadapi Nataru.
Beras premium yang dikirimkan menggunakan dua merek andalan Bulog, yaitu Sentra Ramos dan Punakawan. Kedua brand ini dipasarkan dengan kualitas terbaik dan harga yang flat sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 14.900 per kilogram.
Prioritas Pengiriman ke Wilayah Indonesia Timur
Selain Batam, Bulog juga memprioritaskan pergerakan stok beras ke wilayah-wilayah yang memiliki konsentrasi penduduk Nasrani yang tinggi, khususnya untuk kesiapan Natal dan Tahun Baru.
"Bukan hanya yang nanti kita kirim ke Batam, tapi kita juga akan kirim ke wilayah-wilayah Indonesia Timur khususnya di Maluku, Papua, NTT. Kita akan kirim juga karena saudara-saudara kita di Indonesia Timur banyak yang Nasrani," tambah Rizal.
Setelah Indonesia Timur, pengiriman juga akan dituntaskan untuk wilayah Indonesia Barat. Sebagai langkah lanjutan, Bulog berencana akan mengirimkan volume yang lebih besar lagi, menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah untuk memastikan semua masyarakat dapat merayakan Nataru dengan ketersediaan beras yang terjamin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




