ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

TNI Tetap Kirim 756 Pasukan UNIFIL ke Lebanon Mei 2026

Kamis, 2 April 2026 | 00:19 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Ilustrasi TNI di UNIFIL.
Ilustrasi TNI di UNIFIL. (Dok/TNI)

 Jakarta, Beritasatu.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) memastikan tetap akan memberangkatkan 756 personel baru sebagai bagian dari rotasi pasukan dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon pada akhir Mei 2026.

Keputusan tersebut tetap dijalankan meskipun muncul desakan agar Indonesia mengikuti langkah Malaysia yang mempertimbangkan penarikan pasukan dari wilayah misi.

Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI, Iwan Bambang Setiawan, menegaskan kebijakan luar negeri Indonesia dalam misi perdamaian bersifat independen dan tidak dipengaruhi oleh keputusan negara lain.

ADVERTISEMENT

“Kebijakan ini tidak bisa diukur dari kepentingan negara lain. Jika Malaysia memiliki pertimbangan sendiri, itu merupakan keputusan mereka,” ujarnya di Cimahi, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026) dikutip dari Antara.

Ia menambahkan, mandat konstitusi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia tetap dijalankan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, yakni pada 22 Mei 2026.

Sebanyak 756 personel akan dikirim untuk menggantikan prajurit yang telah bertugas lebih dari satu tahun di wilayah misi Lebanon.

“Rotasi akan dilakukan sesuai masa penugasan satu tahun. Personel yang saat ini bertugas sudah berada di daerah misi lebih dari satu tahun,” kata Iwan. 

Sebelumnya, kabar duka menyelimuti misi perdamaian Indonesia setelah tiga prajurit TNI gugur pada Maret 2026.

Ketiga prajurit tersebut adalah Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon, Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan, dan Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar.

Farizal meninggal dunia akibat serangan artileri di wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan. Sementara itu, Nur Ichwan dan Zulmi gugur akibat ledakan kendaraan di dekat Bani Haiyyan.

Saat ini, tercatat masih ada 753 prajurit TNI yang bertugas di wilayah misi. TNI berharap seluruh personel dapat menyelesaikan tugas dengan baik dan kembali ke Indonesia dalam kondisi selamat.

“Semoga seluruh prajurit dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat,” ujar Iwan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon