Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Jalur Titipan di Sekolah Rakyat
Selasa, 14 April 2026 | 18:03 WIB
Depok, Beritasatu.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan sekolah rakyat merupakan sekolah berasrama yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Dalam hal seleksi siswa, mensos melarang adanya siswa titipan karena tidak ada mekanisme pendaftaran terbuka.
Proses dilakukan melalui penjangkauan berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), dengan prioritas keluarga pada desil satu dan dua atau kategori paling tidak mampu.
Hal ini dikatakan Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf seusai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kementerian Sosial RI dengan PB Inkanas di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Selasa (14/4/2026).
“Tidak boleh ada titipan, suap, atau praktik KKN. Ini amanah Presiden agar sekolah rakyat benar-benar diperuntukkan bagi mereka yang membutuhkan,” tegas mensos.
Para siswa dikatakannya mendapatkan pendidikan akademik mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB, sementara waktu di luar itu difokuskan untuk pembentukan karakter.
“Sekolahnya seperti sekolah umum, tetapi berasramanya untuk pendidikan karakter, mulai dari pembinaan keagamaan hingga kegiatan ekstrakurikuler seperti seni bela diri dan baris-berbaris,” ujarnya.
Mensos juga menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter bagi siswa sekolah rakyat. Dia menilai kerja sama dengan Inkanas yang diketuai Komjen Pol Ramdani Hidayat ini menjadi langkah strategis dalam membangun karakter siswa, khususnya melalui kegiatan bela diri karate sebagai bagian dari pendidikan nonakademik di sekolah berasrama tersebut.
“Generasi berkarakter adalah modal utama untuk menang di masa yang akan datang,” pungkasnya.
Saat ini, sekolah rakyat rintisan telah hadir di 166 lokasi di seluruh Indonesia dengan total hampir 16.000 siswa dari jenjang SD hingga SMA. Pemerintah juga tengah membangun 104 gedung permanen yang ditargetkan mampu menampung lebih dari 1.000 siswa per lokasi.
Mensos menargetkan jumlah siswa dapat meningkat menjadi lebih dari 30.000 pada tahun ini, seiring pembangunan fasilitas baru dan perluasan jangkauan program.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




