Tinjau TPST Banyumas, Prabowo Takjub Sampah Jadi Produk Bernilai
Selasa, 28 April 2026 | 15:14 WIB
Purwokerto, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung fasilitas pengolahan sampah di tempat pengolahan sampah terpadu berbasis lingkungan dan edukasi (TPST BLE) Banyumas, Selasa (28/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Presiden melihat pemanfaatan limbah plastik yang diolah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti genteng dan paving block.
Produk hasil olahan tersebut bahkan telah digunakan untuk fasilitas umum di wilayah setempat. Presiden juga tampak memeriksa langsung kualitas material dengan memegang hasil produksi serta berdialog dengan petugas mengenai proses dan daya tahannya.
Selain limbah plastik, Presiden turut meninjau pengolahan sampah organik. Fasilitas ini menghasilkan berbagai produk turunan, seperti pelet untuk pakan ikan dan maggot baik hidup maupun kering yang dimanfaatkan sebagai sumber protein pakan ternak.
TPST yang berlokasi di Desa Wlahar Wetan ini dikenal sebagai sistem pengelolaan sampah modern dengan kapasitas pengolahan hingga puluhan ton per hari. Sampah yang diolah berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Banyumas.
Pengolahan dilakukan dengan teknologi pemilahan otomatis guna meningkatkan efisiensi. Salah satu metode yang diterapkan adalah konsep one day process, yaitu seluruh sampah yang masuk ditargetkan selesai diolah dalam satu hari.
Skema tersebut dirancang untuk mencegah penumpukan limbah sekaligus mendukung target pengurangan sampah secara signifikan.
Melalui sistem ini, pengelola mengusung konsep zero waste to landfill, yakni meminimalkan pembuangan sampah ke tempat akhir dengan mengubahnya menjadi produk bernilai tambah.
Selain bahan bangunan, fasilitas ini juga menghasilkan bahan bakar alternatif seperti refuse-derived fuel (RDF) dan bahan bakar padat lainnya yang dimanfaatkan untuk kebutuhan industri dan energi.
Kunjungan Presiden ini diharapkan mendorong pengembangan sistem pengelolaan sampah serupa di berbagai daerah guna meningkatkan nilai ekonomi sekaligus mengurangi beban lingkungan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




