ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

TNI Latih Peserta LPDP, DPR: Sah Selama Tak Langgar Aturan

Senin, 4 Mei 2026 | 17:12 WIB
IO
DM
Penulis: Ilham Oktafian | Editor: DM
Anggota Komisi XI DPR, M Hasanuddin Wahid, menyatakan tidak mempermasalahkan pelibatan TNI dalam pembekalan calon penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) selama tidak melanggar aturan yang berlaku.
Anggota Komisi XI DPR, M Hasanuddin Wahid, menyatakan tidak mempermasalahkan pelibatan TNI dalam pembekalan calon penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) selama tidak melanggar aturan yang berlaku. (./Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi XI DPR, M Hasanuddin Wahid, menyatakan tidak mempermasalahkan pelibatan TNI dalam pembekalan calon penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) selama tidak melanggar aturan yang berlaku.

Menurutnya, keterlibatan TNI justru bisa memberikan nilai tambah, khususnya dalam menanamkan semangat patriotisme kepada mahasiswa dan pelajar Indonesia. “Sepanjang tidak melanggar aturan dan efektif meningkatkan patriotisme, menurut saya itu tidak masalah,” ujar Hasanuddin di kompleks parlemen, Senayan, Senin (4/5/2026).

Hasanuddin menilai penting bagi penerima LPDP, terutama yang akan melanjutkan studi ke luar negeri, untuk tetap membawa nilai cinta Tanah Air. Ia menekankan mahasiswa Indonesia di luar negeri harus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. “Mahasiswa harus tetap membawa semangat cinta NKRI, meskipun belajar di luar negeri,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, Hasanuddin juga menilai pelibatan TNI dalam program pembekalan tidak akan membebani anggaran secara signifikan. Menurutnya, penggunaan anggaran untuk kegiatan yang bertujuan memperkuat nasionalisme merupakan hal yang wajar, selama tidak disalahgunakan.

“Selama tujuannya jelas untuk meningkatkan cinta Tanah Air, anggaran itu wajar. Yang penting bukan kegiatan seremonial tanpa manfaat,” tegasnya.

Sementara itu, TNI Angkatan Udara menggelar pelatihan bagi calon penerima beasiswa LPDP di Lanud Halim Perdanakusuma. Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, menjelaskan pelatihan ini bertujuan memperkuat mental, kedisiplinan, serta jiwa nasionalisme peserta.

Program ini diikuti oleh penerima beasiswa jenjang magister (S2) dan doktor (S3), baik untuk studi dalam maupun luar negeri. Pelatihan berlangsung hingga 9 Mei 2026 dengan berbagai materi, antara lain penguatan mental dan kedisiplinan, kepemimpinan, nasionalisme dan cinta Tanah Air, serta pembentukan karakter.

Materi disampaikan oleh berbagai instansi pemerintah, termasuk personel Lanud Halim. Dengan adanya program ini, TNI AU berharap para penerima LPDP tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat serta komitmen untuk berkontribusi bagi bangsa.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon