Ketua MPR Minta TNI dan Polri Netral di Pilkada

Ketua MPR Minta TNI dan Polri Netral di Pilkada
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (kanan) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan keterangan seusai melakukan pertemuan tertutup di Jakarta, 25 Juni 2018. ( Foto: Antara / Wahyu Putro A )
Aichi Halik / AHL Senin, 25 Juni 2018 | 20:14 WIB

Jakarta - Ketua MPR Zulkifli Hasan meminta aparat TNI dan Polri bersikap netral terkait penyelanggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018.

Ia menegaskan, institusi TNI-Polri merupakan milik seluruh rakyat Indonesia, bukan milik kandidat tertentu. Oleh sebab itu, ia berharap TNI dan Polri tidak berpihak.

"Polisi kita adalah polisi Merah-Putih, TNI kita, TNI Merah Putih. Bukan TNI atau Polri-nya kandidat tertentu," ujar Zulkifli saat memberikan keterangan seusai bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di rumah dinas Ketua MPR, Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Senin (25/6).

"Sebagai pimpinan MPR saya minta pada penyelenggara pilkada, KPU dan Bawaslu untuk sungguh-sungguh melaksanakan pilkada dengan jujur, adil, transparan sesuai aturan undang-undang," kata Zulkifli.

Begitu juga dengan aparat penegak hukum Polri dan TNI, agar tidak memihak pada kepentingan salah satu pasangan calon maupun kelompok. Sebab, Ketua Umum PAN tersebut mengaku, banyak menerima masukan betapa pentingnya netralitas aparat penegak hukum dalam pelaksanaan pemilu.

"Oleh karena itu kita meminta seluruh aparatur sungguh-sungguh netral," kata dia.



Sumber: BeritaSatu TV