Prajurit Kostrad Diterjunkan Atasi Kebakaran Hutan di Riau
Senin, 25 Februari 2019 | 19:08 WIB
Bengkalis, Beritasatu.com - TNI menerjunkan 100 prajurit Kostrad untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.
Pasukan dari Yon Armed 10/Kostrad ini dipimpin langsung oleh Lettu Arm Imam Wahyudi dengan membawa perlengkapan sarung tangan, masker, sepatu boot serta perlengkapan tempur perorangan.
Kebakaran hutan dan lahan paling parah terjadi Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis. Pasukan Kostrad tiba di wilayah yang berbatasan dengan Malaysia itu, Minggu (24/2/2019) sore, dan langsung bergerak ke lokasi kebakaran.
Sehari sebelum kedatangan pasukan dari Yon Armed 10 Kostrad, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadilah, Danrem 031/WB Brigjen TNI M Fadjar, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Danlanud RSN dan Wakapolda Riau telah melihat langsung lokasi.
Usai melakukan peninjaua, Hadi mengatakan, terdapat sejumlah hal yang harus dibenahi dalam upaya pemadaman kebakaran di Bengkalis. Salah satunya penambahan alat pemadam.
"Ya, setelah saya lihat, permasalahan yang pertama adalah peralatan yang perlu ditambah. Kedua, nanti akan dihitung personil, juga akan tetap ditambah. Ketiga, kita perlukan alat transportasi udara sehingga helikopter harus kita tambah," kata Hadi di lokasi kebakaran, Bengkalis.
Kebakaran lahan di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis mengakibatkan udara di Kota Dumai menjadi tidak sehat. BPBD telah membagikan masker untuk masyarakat. Sebab, angin berhembus dari Rupat ke Dumai.
Kebakaran di Rupat juga berpotensi gangguan terhadap negara tetangga Malaysia. Karena secara geografis Rupat bersebelahan dengan negeri jiran tersebut dan hanya dibatasi oleh Selat Malaka.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




