ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Integrasi Data Nasional, 2.849 Instansi Gunakan Data Dukcapil

Senin, 4 Januari 2021 | 09:28 WIB
RW
CP
Penulis: Robertus Wardi | Editor: PAAT
Direktur Jenderal Dukcapil Kemdagri Zudan Arif Fakrulloh.
Direktur Jenderal Dukcapil Kemdagri Zudan Arif Fakrulloh. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Zudan Arif Fakrulloh mengemukakan hingga akhir 2020, ada 2.849 instansi yang telah bekerja sama dengan Dukcapil. Kerja sama itu berupa penggunaan data kependudukan dari Dukcapil untuk kebutuhan organisasi atau instansi terkait.

"Saat ini, sudah ada 2.849 lembaga yang bekerja sama dengan Dukcapil. Kami akan terus sehingga tercapai integrasi data nasional," kata Zudan di Jakarta, Senin (4/1/2021).

Zudan menuturkan lembaga yang bekerja sama dengan Dukcapil terdiri atas lembaga pemerintah dan swasta yang berada di tingkat pusat dan daerah.

"Sudah lebih dari 800 lembaga pengguna di daerah yang kerja sama. Untuk lembaga pengguna pusat dari kementerian/lembaga, dan berbagai industri seperti industri keuangan, industri kesehatan dan perguruan tinggi," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Zudan mengklaim kerja sama yang dilakukan dalam rangka untuk mewujudkan integrasi data nasional menuju penyelenggaraan single identity number. Pihaknya bercita-cita seluruh lembaga pelayanan publik bisa saling terkoneksi, sehingga memudahkan seluruh pelayanan publik dan memiliki tingkat akurasi data yang tinggi.

"Ini untuk mewujudkan harapan Presiden Jokowi menuju satu data Indonesia," tutur Zudan.

Pekan lalu, sembilan lembaga di bidang layanan kesehatan dan satu industri layanan penerbangan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dengan Ditjen Dukcapil. Hal itu terutama dalam penanganan Covid-19 dan vaksinasi.

Adapun sembilan lembaga yang bergerak di bidang kesehatan dan vaksinasi tersebut adalah PT. Sejahteraraya Anugrahjaya, Tbk., PT. Sejahtera Inti Sentosa, PT. Nirmala Kencana Mas, PT. Kedoya Adraraya, PT. Bio Farma (Persero), PT. Kimia Farma, PT. Kimia Farma Diagnostika, PT. Kimia Farma Apotek, PT. Inti Dharma Global Indo, beserta satu industri penerbangan yaitu PT. Angkasa Pura Indonesia.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Soal Pembukaan Seleksi CPNS 2026, Ini Kata Kepala BKN

Soal Pembukaan Seleksi CPNS 2026, Ini Kata Kepala BKN

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon