Satgas BUMN DIY Jaring Pendonor Plasma Konvalesen dari Survivor
Selasa, 9 Februari 2021 | 12:28 WIB
Yogyakarta, Beritasatu.com - Satgas Bencana BUMN Koordinator Wilayah (Korwil) DI Yogyakarta bersama PMI Kota Yogyakarta membuka aksi donor plasma konvalesen bagi pegawai dan keluarga BUMN Yogyakarta di Kantor Pusat PMI Kota Yogyakarta, Senin (8/2/2021).
Dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/2/2021), Wakil Satgas BUMN DIY Akhdiyat Setya Purnama menyatakan, aksi donor plasma konvalesen tersebut dinisiasi oleh Kementerian BUMN dan dilakukan serentak di 34 Provinsi di Indonesia.
Dikatakan Akhdiyat, Program Plasma BUMN Untuk Indonesia ini bertujuan mendorong peran pegawai serta keluarga BUMN yang pernah terpapar Covid-19 untuk mendonorkan plasmanya yang digunakan untuk membantu proses penyembuhan pasien Covid-19 dengan kondisi gejala ringan ataupun berat.
"Program ini sebagai upaya untuk meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kematian pada pasien Covid-19. Oleh karena itu dibutuhkan kerjasama dan rasa solidaritas yang tinggi, terutama bagi para pegawai dan keluarga BUMN untuk berpartisipasi dalam upaya ini," ujarnya.
Melalui kegiatan ini diharap dapat meningkatkan jumlah ketersediaan plasma darah konvalesen.
Ditambahkan Manajer Kualitas Unit Transfusi Daerah PMI Kota Yogyakarta dr Naila Amalia, permintaan plasma konvalesen tidak hanya berasal dari rumah sakit di DIY, tetapi juga berasal dari sejumlah rumah sakit di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
"Tidak semua permintaan bisa terpenuhi. Karenanya, dari program ini semoga bisa meningkatkan jumlah ketersediaan plasma darah konvalesen," katanya.
Berdasar data PMI Kota Yogyakarta, sudah 70 penyintas yang ingin melakukan donor konvalesen, namun, baru sekitar 18 orang yang memenuhi persyaratan menjadi pendonor plasma.
"Sementara ini sudah kami salurkan kepada sekitar 20 pasien Covid-19 bergejala berat," lanjut dr Naila Amalia.
Dalam tahap pertama ini, Satgas BUMN DIY berhasil menjaring 11 survivor. Namun, setelah melakukan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, hanya satu survivor yang bisa melakukan donor plasma.
Karena itu, Sekretaris Satgas BUMN DIY Sylvianti Ika menyatakan, Satgas BUMN DIY akan membuat himbauan kepada seluruh BUMN di wilayah DIY untuk mendata pegawai dan keluarganya yang pernah terpapar Covid-19.
Dari data itu, akan langsung diserahkan ke PMI Kota Yogyakarta yang akan diteruskan dengan pemeriksaan lebih lanjut."Harapannya, makin banyak yang memenuhi kriteria sebagai pendonor konvalesen," ujarnya.
Sementara itu, salah satu pendonor dari salah satu BUMN di DIY, Bagus Rully, menuturkan keinginannya untuk menjadi pendonor plasma konvalesen ini karena rasa solidaritas sebagai seorang survivor Covid-19. Bagus pun mengajak karyawan BUMN serta para survivor yang memenuhi prasayarat agar mau mendonorkan plasmanya bagi pasien Covid-19.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




