ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sandiaga: Vaksinasi Kunci Kebangkitan Sektor Pariwisata

Rabu, 10 Februari 2021 | 23:04 WIB
HS
FH
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: FER
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengajak 50 tenaga kesehatan dari 5 rumah sakit berbeda di Jakarta berwisata singkat bersama di Faunaland, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Rabu, 10 Februari 2021.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengajak 50 tenaga kesehatan dari 5 rumah sakit berbeda di Jakarta berwisata singkat bersama di Faunaland, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Rabu, 10 Februari 2021. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno menegaskan, program vaksinasi Covid-19 yang tengah berjalan saat ini menjadi kata kunci untuk membangkitkan perekonomian Indonesia, khususnya sektor pariwisata.

Berdasarkan hasil survei dan kajian 84,42% pelaku usaha mengaku mengalami dampak negatif dari pandemi Covid-19. Kemudian 9,24% mengaku mengalami dampak positif, sedangkan 6,34% mengaku tidak terdampak apa-apa. Sektor UMKM khususnya pada bidang pariwisata terkena krisis pertama bahkan pada ronde pertama.

"Mereka terkena dampak langsung, dipaksa bertahan di tengah keterbatasan dan harus mampu untuk bangkit," jelas Sandiaga dalam webinar BNI UMKM Inspiring Talk yang dipandu oleh founder UMKM Tangguh Indonesia, Michael Umbas, Rabu (10/2/2021).

Menurut Sandiaga, permintaan terhadap pariwisata menurun. Jumlah wisatawan turun drastis hingga lebih dari 70%. Karena itu, para pelaku industri pariwisata saat ini butuhnya solusi kongkret dan tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

"Maka perlu langkah terobosan atau quick win di 2021. Yakni dengan akselerasi upaya pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif yang selaras dengan upaya penurunan angka penyebaran Covid-19," jelasnya.

Sandiaga memaparkan sejumlah langkah yang Gercep (Gerak Cepat) untuk dilakukan. Pertama tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang disiplin sebagai fokus utama.

Kemudian, akselerasi sertifikasi CHSE khususnya pada pusat destinasi wisata, pengaturan pengunjung maksimum dalam satu tempat harus diterapkan untuk mencegah kerumunan, juga menciptakan atraksi dan daya tarik baru Indonesia.

Dalam kondisi ini, Sandiaga pun melalukan aksi langsung, salah satunya dengan berpindah kantor ke Bali sebagai jantung utama pariwisata Indonesia. Langkah ini dilakukan dengan mengajak para tokoh dan kolega agar melajukan kegiatan-kegiatan di Bali dan juga daerah wisata lainnya.

"Pada intinya perlu ada kolaborasi agar proses vaksinasi ini berjalan dengan sukses dan cepat. Kata kuncinya adalah kolaborasi. Kalau bicara vaksin, maka kita akan sukses kalau kita berkolaborasi. Ayo berkolaborasi. Kita jalankan protokol kesehatan secara konsisten," jelasnya.

Michael Umbas selaku host yang juga founder UMKM Tangguh Indonesia mengaku langkah kolaborasi harus konsisten dijalankan untuk mempercepat proses vaksinasi.

"Vaksin ini memang jadi game changer, kita akhirnya punya solusi meski masih berproses, itu yang harus didorong selain protokol kesehatan ketat," ujarnya.

Sementara itu, Sis Apik Wijayanto selaku Direktur Hubungan Kelembagaan BNI memaparkan peranan perseroan terhadap sektor pariwisata saat pandemi.

Dia menjelaskan empat sektor yang dilakulan BNI, yakni pada sektor pemberdayaan dan pendampingan, peningkatan kemampuan SDM, relaksasi dan restrukturisasi kredit, serta pada sektor pembiayaan.

Dalam pemberdayaan dan pendampingan, Apik menjelaskan BNI mendukung dalam bentuk sarana penunjang sektor pariwisata dengan pembiayaan CSR dalam pembangunan homestay.

Adapun dalam bidang peningkatan kemampuan SDM pengelola meliputi softskill dan hardskill. Apik menjelaskan, BNI membantu dengan program-program yakni membangun SDM management pengelolaan wisata, pelatihan packaging produk, serta pelatihan pemasaran produk.

Bantuan BNI yang ketiga adalah terkait relaksasi dan restrukturisasi kredit. BNI telah memberikan relaksasi berupa restrukturisasi kredit dan menyalurkan subsidi bunga kepada 34.055 UMKM binaan BNI yang bergerak di bidang sektor pariwisata

Sedangkan pada sektor pembiayaan, Apik mengatakan, BNI telah melakukan penyaluran kredit kepada UMKM yang ada di daerah wisata di seluruh Indonesia.

"Total pembiayaan BNI pada UMKM di sektor pariwisata hingga tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 5.197 miliar kepada 25.025 UMKM," ungkapnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Perkuat Iman di Ramadan 2026, Sandiaga Uno Siap Berikan Umrah Gratis

Perkuat Iman di Ramadan 2026, Sandiaga Uno Siap Berikan Umrah Gratis

JAKARTA
IHSG Dekati 8.000, Sandiaga Uno: Simbol Optimisme Ekonomi

IHSG Dekati 8.000, Sandiaga Uno: Simbol Optimisme Ekonomi

EKONOMI
Sandiaga Uno: UMKM Jadi Motor Pertumbuhan dan Cetak Omzet Miliaran

Sandiaga Uno: UMKM Jadi Motor Pertumbuhan dan Cetak Omzet Miliaran

NASIONAL
Sandiaga Uno Sebut Indonesia Sumbang Limbah Makanan Terbesar

Sandiaga Uno Sebut Indonesia Sumbang Limbah Makanan Terbesar

EKONOMI
Sandiaga Uno Senang Tarif Ekspor ke AS Turun Jadi 19 Persen

Sandiaga Uno Senang Tarif Ekspor ke AS Turun Jadi 19 Persen

EKONOMI
Tarif Trump 19 Persen Momentum Perluas Pasar Produk Lokal

Tarif Trump 19 Persen Momentum Perluas Pasar Produk Lokal

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon