Presiden Jokowi: Mahkamah Agung Wujudkan Kepastian Hukum
Rabu, 17 Februari 2021 | 19:02 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Mahkamah Agung (MA) adalah benteng keadilan, yang dapat mewujudkan kepastian hukum bagi masyarakat, pelaku usaha, dan investor melalui keputusan-keputusan yang mengurangi disparitas pemidanaan.
"Dengan kinerja dan reputasi yang semakin baik, Mahkamah Agung dapat menghasilkan putusan-putusan landmark decisions dalam menggali nilai-nilai dan rasa keadilan masyarakat, sehingga lembaga peradilan menjadi lembaga yang semakin terpercaya," kata Presiden Jokowi saat berpidato secara daring pada Sidang Pleno Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2020, dari Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (17/2/2021).
Presiden Jokowi mengatakan, krisis kesehatan global akibat pandemi Covid-19 telah mengubah seluruh tatanan kehidupan secara drastis, mendorong penerapan cara-cara baru, termasuk penyelenggaraan peradilan.
Penyelenggara peradilan, lanjutnya, dipaksa bertransformasi lebih cepat, pandemi mengharuskan untuk bekerja dengan cara-cara baru demi mematuhi protokol kesehatan, mengurangi pertemuan tatap muka, dan mencegah kerumunan.
"Cara kerja baru itu kita lakukan dengan mengakselerasi penggunaan teknologi informasi, baik dalam bentuk e-Court maupun e-Litigation, sehingga pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan tidak terganggu dan kualitas keputusan, putusan juga, tetap terjaga," katanya.
Presiden menyebutkan, sebelum pandemi, Mahkamah Agung sudah memiliki rencana besar untuk menggunakan teknologi informasi di lingkungan peradilan.
Datangnya pandemi justru mempercepat terwujudnya rencana besar tersebut.
"Upaya-upaya untuk melakukan reformasi peradilan melalui penerapan sistem peradilan yang modern adalah keharusan. Sebagai benteng keadilan, Mahkamah Agung dapat mewujudkan kepastian hukum bagi masyarakat, pelaku usaha, dan investor melalui keputusan-keputusan yang mengurangi disparitas pemidanaan," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




