KPK Jelaskan “Hilangnya” Ihsan Yunus dalam Dakwaan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPK Jelaskan “Hilangnya” Ihsan Yunus dalam Dakwaan

Sabtu, 27 Februari 2021 | 00:18 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons “hilangnya” nama Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Ihsan Yunus dalam surat dakwaan Harry Van Siddanbuke dan Ardian Iskandar Maddanatja. Tak munculnya nama Ihsan Yunus dalam dakwaan dua pemberi suap kepada mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara, terkait pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek, memang dipertanyakan Indonesia Corruption Watch (ICW)

Menurut Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, surat dakwaan tersebut disusun Jaksa Penuntut berdasarkan perbuatan Harry dan Ardian yang diperoleh selama proses penyidikan.

“Surat dakwaan JPU (Jaksa Penuntut Umum) KPK tentu disusun berdasarkan fakta-fakta rangkaian perbuatan para tersangka yang diperoleh dari keterangan pemeriksaan saksi-saksi pada proses penyidikan,” jelas Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (26/2/2021).

Ali menuturkan dalam merampungkan berkas penyidikan Harry dan Ardian, Ihsan Yunus saat itu belum dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik. Ihsan yang kini duduk di Komisi II baru diperiksa pada Kamis (25/2/2021) untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka pihak penerima suap, termasuk Juliari.

“Pemeriksaan saksi saat itu, tentu diprioritaskan dan fokus pada kebutuhan penyidikan dalam pembuktian unsur pasal sangkaan para tersangka pemberi suap yang telah ditetapkan dari hasil tangkap tangan,” kata Ali.

Apalagi, menurut Ali, untuk merampungkan berkas penyidikan Harry dan Ardian, tim penyidik memiliki keterbatasan waktu untuk merampungkan berkas penyidikan tersangka pemberi suap, yakni 60 hari.

“Tentu juga menjadi pertimbangan tim penyidik dalam mengumpulkan bukti sangkaan terhadap para tersangka tersebut,” kata Ali.

KPK mengajak ICW dan masyarakat mengikuti, mencermati, dan mengawasi setiap proses persidangan yang terbuka untuk umum ini. Dengan demikian dapat memahami kontruksi perkara tersebut secara utuh dan lengkap. Ali juga menegaskan bahwa KPK sebagai penegak hukum bekerja berdasarkan aturan hukum, bukan atas dasar asumsi dan persepsi, apalagi desakan pihak lain.

“Kami memastikan, sejauh ditemukan fakta hukum keterlibatan pihak lain tentu akan dikembangkan dan ditindaklanjuti dengan menetapkan pihak lain tersebut sebagai tersangka baik dalam pengembangan pasal-pasal suap-menyuap maupun pasal lainnya,” tegas Ali.

Dalam rekonstruksi perkara yang digelar KPK, nama Ihsan Yunus sudah muncul. Bahkan, dalam salah satu bagian rekonstruksi, terungkap Harry menyerahkan uang dengan total miliaran rupiah dan dua sepeda merek Brompton kepada Agustri Yogasmara yang disebut sebagai operator dari Ihsan Yunus.

Tak hanya nama Ihsan Yunus yang hilang, dalam surat dakwaan Harry dan Ardian, Jaksa KPK juga tidak menjelaskan perihal siapa Agustri Yogasmara. Dalam surat dakwaan itu, nama Yogas hanya disebut sebagai pihak yang mendapat jatah kuota pengadaan bansos.

“Padahal, masih dalam konteks yang sama, rekonstruksi KPK secara gamblang menyebutkan bahwa Agustri Yogasmara adalah operator dari Ihsan Yunus,” kata Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana.

Kurnia menyatakan, surat dakwaan yang disusun Jaksa sudah sepatutnya menyasar pada tindak pidana yang dilakukan oleh Harry. Namun, ICW mempertanyakan apakah uang miliaran rupiah dan dua unit sepeda yang diberikan Harry kepada yang diduga sebagai perantara seorang penyelenggara negara tidak dianggap sebagai perbuatan pidana.

“Penting pula ditegaskan Pasal 143 ayat (2) huruf b KUHAP disebutkan bahwa surat dakwaan mesti ditulis secara cermat, jelas, dan lengkap,” ujarnya.

ICW mengingatkan kepada jajaran pimpinan, deputi, maupun direktur di KPK agar tidak melakukan tindakan melanggar hukum.

“Misalnya melindungi atau menghalang-halangi kerja penyidik untuk membongkar tuntas perkara ini,” kata Kurnia.

ICW juga meminta Dewan Pengawas KPK mencermati proses alih perkara dari penyidikan ke penuntutan serta pembuatan surat dakwaan untuk terdakwa Harry. Pemerintah pun diminta serius mengawasi penanganan perkara ini, karena pada dasarnya berkaitan langsung dengan hajat hidup masyarakat korban pandemi Covid-19 yang telah dirusak serta dicederai oleh beberapa oknum pelaku korupsi.

“Maka dari itu, harapan publik tersebut mesti dijawab oleh KPK dengan tidak melakukan tebang pilih dalam menangani perkara ini,” kata Kurnia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gubernur Jatim Lantik 17 Bupati dan Wali Kota Terpilih

Khofifah meminta kepada kepala daerah yang baru dilantik untuk memerhatikan aspek akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan yang baik.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Bupati Arif: Semua untuk Kebumen, We are Kebumen

Arif mengatakan, kesejahteraan dan kemajuan Kebumen, tidak datang dengan tiba-tiba, tetapi harus disertai ikhtiar dan kerja keras yang produktif dan efisien.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Seorang Bocah Ditemukan Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi

Seorang bocah berusia 4 tahun ditemukan tewas tenggelam di saluran irigasi Lingkungan Polak Penyayang, Kelurahan Gerunung, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, NTB.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Pembuatan SIM Ramah Disabilitas di Kota Malang

Satuan Lalu Lintas Polresta Malang Kota, Jawa Timur (Jatim), membuat terobosan baru melalui layanan Satpas Malang Kota Ramah Disabilitas (Sama Rasa).

NASIONAL | 26 Februari 2021

Ini Tiga Jurus Kowantara Agar Warteg 'Naik Kelas'

Kondisi keterpurukan akibat pandemi Covid-19 tidak membuat Koperasi Warteg Nusantara (Kowantara) mati akal dan mati langkah. Koperasi yang berdiri sejak 2011 itu justru menjadikan pandemi Covid-19 dan kemajuan industri 4.0 sebagai momentum untuk mentransformasi warteg anggotanya agar bisa ‘naik kelas’.

NASIONAL | 26 Februari 2021

9.719 KPM Terdampak Gempa Mamuju Terima BST

Sebanyak 9.719 KPM yang terkena dampak Gempa Mamuju menerima BST dari Kemsos yang disalurkan PT Pos Indonesia.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Ditjenpas Belum Agendakan Vaksinasi Tahanan dan Narapidana

Ditjenpas Kemkumham belum mengagendakan vaksinasi kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP).

NASIONAL | 26 Februari 2021

ICW: Tak Ada Urgensi Vaksinasi Tahanan KPK

ICW menegaskan tak melihat adanya urgensi pemberian vaksinasi kepada para tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

NASIONAL | 26 Februari 2021

Pakar: Kerumunan di NTT Tidak Bisa Jadi Alasan Bebaskan Rizieq

Kerumunan di Petamburan terjadi karena ada niat yang kuat untuk melakukan pelanggaran atas larangan regulasi yaitu tindak pidana.

NASIONAL | 26 Februari 2021

PGRI Minta Kemkes Perjelas Tahapan Vaksinasi Covid-19 untuk Guru

Pasalnya, para guru tidak sabar untuk menerima vaksinasi sehingga terus mempertanyakan jatah vaksin dari pemerintah.

NASIONAL | 26 Februari 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS