Sandiaga Optimistis Vaksinasi Covid-19 Bangkitkan Industri Pariwisata
Senin, 1 Maret 2021 | 17:24 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno menyakini program vaksinasi Covid-19 mampu membangkitkan kembali industri pariwisata di Tanah Air. Industri pariwisata dan ekonomi kreatif diakui menjadi salah satu sektor yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19.
"Saya tetap optimistis pada 2021 ini, industri pariwisata dan ekonomi kreatif akan bangkit kembali seiring dengan dijalankannya proses vaksinasi terhadap pelaku parekraf. Namun, saya imbau agar pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat untuk bekerja sama menyukseskan program tersebut," katanya dalam webinar bertajuk "Vaksin Datang Pariwisata Gemilang", Senin (1/3/2021).
Sandiaga meminta pihak bergerak cepat memulihkan sektor ini dan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Semua potensi harus digarap bersama. Vaksinasi itu satu dari beberapa pilar. Jangan terlena, tetap harus disiplin menerapkan 3 M dan 3T.
"Saya melihat khusus Bali, konsensus analis 2021 kita akan bangkit kita akan rebound. Prediksi Bank Dunia, ekonomi kita tumbuh positif 3,1 persen. Data IMF menyebut ekonomi kita tumbuh 4,8 persen di tahun 2021, dan 6 persen di tahun 2020. Kita harus optimistis," kata Menparekraf.
Ia menjelaskan secara gamblang perkembangan kondisi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia sejak pandemi Covid-19 melanda.
Sandiaga tidak memungkiri industri pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi sektor yang paling terpuruk, dan membutuhkan langkah-langkah pemulihan yang tepat. Terutama bagi daerah-daerah yang menjadikan pariwisata sebagai ujung tombak perekonomian.
"Sepanjang 2020, ekonomi pariwisata Indonesia mengalami penurunan hingga 12 persen. Perlu diketahui pula, sekitar 80 persen ekonomi di Bali itu bergantung pada pariwisata. Alhasil, sekarang banyak warga yang kehilangan mata pencahariannya," kata Sandiaga.
Lebih lanjut dia menjelaskan, kondisi perekonomian Bali saat ini juga sangat memprihatinkan. Pada 2020 lalu, Bali menjadi provinsi terbawah dari 34 provinsi dengan tingkat pertumbuhan ekonomi paling rendah hingga minus 9%.
"Saat ini negara mengalami kemajuan, yakni angka covid-19 semakin menurun khususnya di Bali. Kita ingin semakin bersiap dan menggagas agar zona hijau ini bisa mulai dibuka pariwisatanya untuk beberapa negara seperti Tiongkok, Singapura dan negara lain," kata Sandi.
Menparekraf itu juga mengaku banyak mengundang duta besar sejumlah negara untuk bertemu di Bali dan destinasi wisata lainnya untuk melihat kesiapan pemerintah untuk membuka destinasi pariwisata. Namun, ia menegaskan rencana pembukaan pariwisata juga sangat tergantung pada upaya penanganan covid-19 di Bali.
"Ini kembali kepada kita. Jika angka (kasus) mudah-mudahan bisa double digit, jadi jangan lagi triple digit. Saya sudah lihat 7 hari ini Bali menunjukkan perbaikan yang cukup signifikan," kata Sandiaga Uno.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




