Eks Mensos Juliari Klaim Tak Tahu Sumber Uang Rp 150 Juta untuk Cita Citata
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Eks Mensos Juliari Klaim Tak Tahu Sumber Uang Rp 150 Juta untuk Cita Citata

Selasa, 23 Maret 2021 | 09:12 WIB
Oleh : Fana F Suparman / LES

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara mengklaim, tak tahu mengenai sumber uang Rp 150 juta untuk membayar pedangdut Cita Citata yang mengisi acara di Labuan Bajo. Hal ini disampaikan Juliari saat bersaksi dalam sidang perkara dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek dengan terdakwa konsultan hukum Harry Sidabuke dan Direktur PT Tigapilar Agro Utama Ardian Iskandar Maddanatja, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (22/3/2021).

"Pembayaran artis Cita Citata? Acara di labuan Bajo, tahu enggak Adi (Adi Wahyono, mantan PPK Kemsos) bayar pakai duit apaan?," tanya Jaksa kepada Juliari yang bersaksi secara virtual dari Gedung KPK Jakarta.

"Tidak mengetahui," jawab Juliari.

Dalam persidangan pada Senin (8/3/2021) lalu, mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemsos, Matheus Joko Santoso yang juga tersangka kasus ini mengakui adanya aliran uang sebesar Rp 150 juta kepada pedangdut Cita Citata saat menjadi pengisi acara di Labuan Bajo. Matheus Joko menyebut uang itu berasal dari fee yang disetorkan vendor bansos.

Secara terpisah, Maqdir Ismail, kuasa hukum Juliari meyakini 100 persen, kliennya tidak ada keterkaitan dengan aliran dana Bansos kepada Cita Citata.

"Hal seperti ini dapat dipastikan berada di luar pengetahuan JPB (Juliari P. Batubara) sebagai Menteri Sosial. Saya yakin JPB sebagai Mensos tidak akan mengetahui masalah detil seperti ini," tegas Maqdir.

Maqdir menuturkan, sulit memahami bahwa keberadaan Cita Citata di Labuan Bajo terkait dengan penerimaan hadiah atau janji dari terdakwa Ardian Iskandar Maddanatja dan Harry Van Sidabukke. Bahkan, Juliari tidak tahu menahu proses Cita Citata diundang untuk mengikuti acara Kemsos di Labuan Bajo.

"Mungkin saja pembayaran honorarium ke Cita Citata dilakukan dengan menggunakan uang yang diterima oleh MJS (Matheus Joko Santoso) dari rekanan yang ikut pengadaan Bansos," kata Maqdir.

Dalam kesempatan ini, Maqdir menilai untuk memahami masalah dugaan aliran dana sebaiknya didalami dari hubungan kedekatan Matheus Joko Santoso dan Daning Saraswati selaku komisaris PT Rajawali Parama Indonesia (RPI).

"Dari informasi kami terima ada hubungan pribadi dan kedekatan antara MJS dan Daning. Sangat spesial. Kalau misalnya karena kedekatan hubungan antara MJS dan Daning ini yang mempengaruhi kebijakan dan keputusan terkait dalam banyak hal tentu hal itu menjadi tanggung jawab dari keduanya," jelas Maqdir.

Terkait hal tersebut Maqdir pun mengaku akan mendalami soal dugaan tersebut.

"Kedekatan hubungan ini tentu akan kami tanyakan nanti di persidangan," singkat Maqdir.

Maqdir menjelaskan, dalam perkara ini Harry dan Ardian didakwa menyuap Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso. Harry memberikan uang sekitar Rp 1,28 miliar kepada Adi Wahyono dan Matheus Joko, sementara Ardian memberikan uang komitmen fee seluruhnya sebesar Rp 1,95 miliar kepada Adi Wahyono dan Matheus Joko. Sayangnya, kata Maqdir, dalam dakwaan tersebut kliennya disebut menerima suap dari Harry dan Ardian melalui Adi Wahyono dan Matheus Joko tanpa menjelaskan secara rinci proses penyerahan uang kepada Juliari.

"Hal patut disesalkan bahwa dalam Dakwaan AIM (Ardian Iskandar Maddanatja) dan HVS (Harry Van Sidabuke), selalu disebut bahwa JPB menerima hadiah dari AIM dan HVS, tetapi tidak pernah dinyatakan dalam uraian surat dakwaan cara dan tempat JPB menerima hadiah dan janji. Tentu hal ini yang kami perdalam nanti dalam perkara dari klien kami JPB," jelas Maqdir.

Cita Citata sendiri telah buka suara mengenai dugaan aliran dana tersebut. Pelantun lagu "Sakitnya Tuh Disini" itu mengaku tidak tahu menahu uang yang digunakan untuk membayar jasanya bersumber dari fee Bansos Covid-19.

"Jadi kalau aku sebagai penyanyi itu kan menyanyi profesional merasa bahwa aku dibayar profesional menurut aku enggak ada sangkut pautnya," kata Cita Citata.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Literasi Membuka Peluang Ekonomi Desa

Kemdes PDTT mendukung program yang berkaitan dengan literasi desa, termasuk pemanfaatan dana desa untuk membangun atau mengelola perpustakaan.

NASIONAL | 23 Maret 2021

Dirjen Dikti Sosialisasikan Gerakan Sekolah Menyenangkan untuk SMK di Papua

Sosialisasi dikemas dalam bentuk lokakarya untuk kepala SMK di dua provinsi paling timur Indonesia.

NASIONAL | 23 Maret 2021

Airlangga Hartarto Sosok Ideal Calon Presiden 2024

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dinilai sebagai sosok yang layak dan pantas mengambil-alih tongkat kepemimpinan Indonesia 2024-2029.

NASIONAL | 22 Maret 2021

Pengembang Tebus Lahan di Pantura Tangerang Hingga 3 Kali Lipat NJOP

Pengembang berani menebus lahan di Pantura Tangerang dengan nilai hingga 3 kali lipat NJOP.

NASIONAL | 22 Maret 2021

BNPT Berencana Usul KKB dan OPM Ditetapkan Jadi Organisasi Teroris

BNPT berencana mengusulkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua dan Organisasi Papua Merdeka (OPM) sebagai organisasi teroris.

NASIONAL | 22 Maret 2021

Kemdikbud Dukung Usmar Ismail Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional

Kemdikbud dukung inisiatif insan perfilman yang menyerukan pemberian gelar pahlawan nasional kepada bapak perfilman Indonesia, Usmar Ismail.

NASIONAL | 22 Maret 2021

Penetapan Tersangka Pemilik Hotel Alona Dinilai Janggal

Ditreskrimum Polda Metro Jaya, menggerebek Hotel Alona terkait kasus dugaan eksploitasi anak online, di Jalan Lestari Nomor 29A, Kreo, Larangan, Kota Tangerang.

NASIONAL | 22 Maret 2021

Kasus Edhy Prabowo, KPK Sita Dokumen Terkait Bank Garansi Rp 52,3 M

KPK menyita berbagai dokumen terkait dengan bank garansi senilai Rp 52,3 miliar dari dua saksi yang diperiksa, Senin (22/3/2021) dalam kasus suap Edhy Prabowo.

NASIONAL | 22 Maret 2021

KPK Sita Mobil Advokat

KPK menyita satu unit mobil dari advokat Robinson Paul Tarru.

NASIONAL | 22 Maret 2021

Kemdikbud Tegaskan Surat Pemanggilan CPNS Adalah Hoax

Mohon masyarakat yang menerima surat tersebut dapat diabaikan saja.

NASIONAL | 22 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS