Eks Mensos Juliari Klaim Tak Tahu Sumber Uang Rp 150 Juta untuk Cita Citata
Selasa, 23 Maret 2021 | 09:15 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara mengklaim, tak tahu mengenai sumber uang Rp 150 juta untuk membayar pedangdut Cita Citata yang mengisi acara di Labuan Bajo. Hal ini disampaikan Juliari saat bersaksi dalam sidang perkara dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek dengan terdakwa konsultan hukum Harry Sidabuke dan Direktur PT Tigapilar Agro Utama Ardian Iskandar Maddanatja, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (22/3/2021).
"Pembayaran artis Cita Citata? Acara di labuan Bajo, tahu enggak Adi (Adi Wahyono, mantan PPK Kemsos) bayar pakai duit apaan?," tanya Jaksa kepada Juliari yang bersaksi secara virtual dari Gedung KPK Jakarta.
"Tidak mengetahui," jawab Juliari.
Dalam persidangan pada Senin (8/3/2021) lalu, mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemsos, Matheus Joko Santoso yang juga tersangka kasus ini mengakui adanya aliran uang sebesar Rp 150 juta kepada pedangdut Cita Citata saat menjadi pengisi acara di Labuan Bajo. Matheus Joko menyebut uang itu berasal dari fee yang disetorkan vendor bansos.
Secara terpisah, Maqdir Ismail, kuasa hukum Juliari meyakini 100 persen, kliennya tidak ada keterkaitan dengan aliran dana Bansos kepada Cita Citata.
"Hal seperti ini dapat dipastikan berada di luar pengetahuan JPB (Juliari P. Batubara) sebagai Menteri Sosial. Saya yakin JPB sebagai Mensos tidak akan mengetahui masalah detil seperti ini," tegas Maqdir.
Maqdir menuturkan, sulit memahami bahwa keberadaan Cita Citata di Labuan Bajo terkait dengan penerimaan hadiah atau janji dari terdakwa Ardian Iskandar Maddanatja dan Harry Van Sidabukke. Bahkan, Juliari tidak tahu menahu proses Cita Citata diundang untuk mengikuti acara Kemsos di Labuan Bajo.
"Mungkin saja pembayaran honorarium ke Cita Citata dilakukan dengan menggunakan uang yang diterima oleh MJS (Matheus Joko Santoso) dari rekanan yang ikut pengadaan Bansos," kata Maqdir.
Dalam kesempatan ini, Maqdir menilai untuk memahami masalah dugaan aliran dana sebaiknya didalami dari hubungan kedekatan Matheus Joko Santoso dan Daning Saraswati selaku komisaris PT Rajawali Parama Indonesia (RPI).
"Dari informasi kami terima ada hubungan pribadi dan kedekatan antara MJS dan Daning. Sangat spesial. Kalau misalnya karena kedekatan hubungan antara MJS dan Daning ini yang mempengaruhi kebijakan dan keputusan terkait dalam banyak hal tentu hal itu menjadi tanggung jawab dari keduanya," jelas Maqdir.
Terkait hal tersebut Maqdir pun mengaku akan mendalami soal dugaan tersebut.
"Kedekatan hubungan ini tentu akan kami tanyakan nanti di persidangan," singkat Maqdir.
Maqdir menjelaskan, dalam perkara ini Harry dan Ardian didakwa menyuap Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso. Harry memberikan uang sekitar Rp 1,28 miliar kepada Adi Wahyono dan Matheus Joko, sementara Ardian memberikan uang komitmen fee seluruhnya sebesar Rp 1,95 miliar kepada Adi Wahyono dan Matheus Joko. Sayangnya, kata Maqdir, dalam dakwaan tersebut kliennya disebut menerima suap dari Harry dan Ardian melalui Adi Wahyono dan Matheus Joko tanpa menjelaskan secara rinci proses penyerahan uang kepada Juliari.
"Hal patut disesalkan bahwa dalam Dakwaan AIM (Ardian Iskandar Maddanatja) dan HVS (Harry Van Sidabuke), selalu disebut bahwa JPB menerima hadiah dari AIM dan HVS, tetapi tidak pernah dinyatakan dalam uraian surat dakwaan cara dan tempat JPB menerima hadiah dan janji. Tentu hal ini yang kami perdalam nanti dalam perkara dari klien kami JPB," jelas Maqdir.
Cita Citata sendiri telah buka suara mengenai dugaan aliran dana tersebut. Pelantun lagu "Sakitnya Tuh Disini" itu mengaku tidak tahu menahu uang yang digunakan untuk membayar jasanya bersumber dari fee Bansos Covid-19.
"Jadi kalau aku sebagai penyanyi itu kan menyanyi profesional merasa bahwa aku dibayar profesional menurut aku enggak ada sangkut pautnya," kata Cita Citata.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




