Pembatalan SKB Seragam Sekolah Disebabkan Aturan Pendidikan Tumpang Tindih
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pembatalan SKB Seragam Sekolah Disebabkan Aturan Pendidikan Tumpang Tindih

Kamis, 13 Mei 2021 | 16:46 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Pembatalan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 menteri tentang seragam sekolah disebabkan aturan pendidikan di Indonesia yang saling tumpang tindih. SKB tersebut dianggap bertentangan dengan UU 23/2014 tentang Pemerintah Daerah (Pemda), dimana pemerintah daerah bisa menetapkan kebijakan pendidikan sendiri.

“Dari keputusan Mahkamah Agung (MA) yang diperbandingkan adalah SKB dianggap bertentangan dengan UU yang mengatur otonomi daerah,” kata pemerhati pendidikan sekaligus anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Doni Koesoema, saat dihubungi Beritasatu.com, Kamis (13/5/2021).

Doni mengatakan, dasar hukum SKB sebenarnya tidak kuat, apalagi jika dibandingkan dengan UU Pemda. Namun, menurut Doni, yang menjadi persoalan, UU Pemda juga mengatur bahwa pemerintah daerah dalam menyelenggarakan bidang pendidikan tetap harus mengacu kepada kementerian teknis atau pemerintah pusat dalam hal ini adalah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek).

“Meskipun mereka berhak membuat peraturan daerah, tapi harus selaras dengan kebijakan kementerian. Tentu saja perda tidak boleh bertentangan dengan NKRI yang sifatnya diskriminatif,” tandas Doni.

Doni mengingatkan, meskipun peraturan daerah (perda) dibuat berdasarkan keutamaan lokal, tetap saja tidak boleh bertentangan dengan spirit kebangsaan. “Saya tidak tahu mengapa MA menetapkan (pembatalan) itu,” ujarnya.

Doni menambahkan, pemerintah daerah seharusnya tetap berkonsultasi dengan pusat saat akan mengeluarkan kebijakan pendidikan. Sayangnya, yang terjadi justru pendidikan seolah diatur oleh dua rezim yang terpisah yaitu pusat dan daerah. Di satu sisi, UU Pemda memberikan otonomi kepada daerah untuk menyelenggarakan pendidikan, tapi di sisi lain, pelaksanaannya dikunci harus mengikuti petunjuk kementerian teknis yaitu Kemdikbudristek.

“Jadi agak kacau konstruksi hukum di Indonesia. Itu yang membuat tidak jelas. Kalau kita berbicara pendidikan mana yang dipakai? Apakah perda atau ketentuan dari Kemdikbud?” ujar Doni.

Doni menambahkan, SKB 3 menteri tentang seragam sekolah tidak bertentangan baik dengan UU 35/2014 tentang Perlindungan Anak maupun UU 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). SKB justru memberikan perlindungan kepada hak anak karena tidak melarang atau mewajibkan seragam sekolah.

SKB 3 menteri tentang seragam sekolah diterbitkan setelah mencuatnya kasus intoleransi dari SMKN 2 Padang yang mewajibkan siswi non-Muslim untuk memakai jilbab. Peraturan sekolah itu disebut mengadopsi instruksi wali kota Padang yang telah berjalan selama 15 tahun.

Belum lama ini, MA telah membatalkan SKB yang bernama resmi Keputusan Bersama tentang Penggunaan Pakaian Seragam dan Atribut bagi Peserta Didik, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan di Lingkungan Sekolah yang Diselenggarakan Pemerintah Daerah pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Uji materi kasus itu diajukan oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penceramah Meninggal Saat Khotbah Idulfitri di Agam

Seorang penceramah di Nagari Magek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, meninggal saat menyampaikan khotbah Idulfitri, Kamis (13/5/2021).

NASIONAL | 13 Mei 2021

Angin Prayitno Aji Belum Boleh Dikunjungi Keluarga di Hari Idulfitri

"Yang bersangkutan masih dalam tahap isolasi mandiri, karena tahanan baru," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.

NASIONAL | 13 Mei 2021

Hari Lebaran, Iis Rosita Dewi Kunjungi Edhy Prabowo di Rutan KPK

Anggota Komisi V DPR fraksi Partai Gerindra itu terlibat memboyong ketiga anaknya. Ketiga anaknya kompak memakai baju bernuansa putih-putih.

NASIONAL | 13 Mei 2021

Hari Ini, Sinabung Dua Kali Semburkan Abu Vulkanik hingga 1.000 Meter

Aktivitas Sinabung masih sangat tinggi dan dapat terjadi erupsi dan awan panas susulan kapan saja.

NASIONAL | 13 Mei 2021

Korban Tewas Ledakan Petasan di Kebumen Bertambah Menjadi 4 Orang

Korban meninggal akibat ledakan petasan di Desa Ngabean bertambah satu orang atas nama Sugiyanto.

NASIONAL | 13 Mei 2021

Polda Sumbar: 7.787 Orang Diminta Putar Balik di Perbatasan

Mereka itu pengendara dan penumpang dari 1.510 kendaraan yang diminta putar balik di wilayah perbatasan saat ingin masuk Sumatera Barat.

NASIONAL | 13 Mei 2021

Bupati di Papua Luncurkan Portal Berita di Kandang Ternak

Peluncuran portal berita ini dilakukan di kebun dan kandang ternak milik Yakobus Dumupa.

NASIONAL | 13 Mei 2021

Keluarga Tahanan Kunjungi Rutan KPK

Salah satu penghuni Rutan K4 yang paling menarik perhatian publik yaitu eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

NASIONAL | 13 Mei 2021

Sampit Dikepung Banjir di Hari Pertama Lebaran

Bahkan saat pelaksanaan salat Idulfitri, hujan masih melanda Sampit.

NASIONAL | 13 Mei 2021

Cak Imin: Selamat Idulfitri Bagi Muslim dan Kenaikan Isa Almasih Bagi Kristiani

Semua umat manusia diharapkan bisa hidup berdampingan dan saling menghormati.

NASIONAL | 13 Mei 2021


TAG POPULER

# Isolasi Mandiri


# Fuad Alkhar


# Varian Delta


# Vaksinasi Covid-19


# Jokowi



TERKINI

IAKMI Sarankan Pemerintah Terapkan PSSB Nasional

KESEHATAN | 14 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS