Ngabalin Sebut Penolak TWK KPK Berotak Sungsang, Ketua Fraksi PAN: Jangan Berlebihan
Minggu, 16 Mei 2021 | 12:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay meminta agar Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin tidak berlebihan dalam mengeluarkan pernyataan.
Hal itu menanggapi komentar Ngabalin terkait kritik Busyro Muqoddas soal tes wawasan kebangsaan aparatur sipil negara (ASN) di KPK. Ngabalin menyebut pengkritik berotak sungsang.
"Bang Ali ini kan orang sekolahan. Di mana-mana selalu bicara. Kalau dia memang orang berpendidikan, sekolahnya sudah paripurna. Semestinya, ada bingkai kesantunan dalam setiap kali berbicara dan menjawab kritik. Tetapi, ini kan tidak ya. Jawab kritik ternyata membuat polemik," kata Saleh, Minggu (16/5/2021).
Pihaknya menyesalkan Ngabalin mengatakan Busyro, yang juga wakil ketua PP Muhammadiyah, sebagai orang berotak sungsang. Padahal, sebagai kader Muhammadiyah, Ngabalin semestinya tahu kapasitas para pimpinan di Muhammadiyah.
Mereka yang terpilih adalah yang diseleksi secara alamiah dan ilmiah. Tidak ada pimpinan di Muhammadiyah yang dikarbit.
"Sebagai informasi ke Bang Ngabalin, saat ini anak-anak dan aktivis muda Muhammadiyah banyak yang kecewa. Mereka tidak menyangka kalau Bang Ngabalin bisa kelewatan seperti itu," katanya
Lebih jauh, Ngabalin juga harusnya sadarnya bahwa cara berkomunikasinya itu dinilai bisa merugikan Jokowi. Sebab, selama kepemimpinannya, Jokowi tidak pernah alergi dengan kritik. Bahkan, kritik selalu dijawab dengan santun dan perbaikan kinerja.
"Yang paling aneh, Ngabalin tidak mau pula mengucapkan permohonan maaf. Bukankah di bulan Syawal ini, silaturahmi harus tetap dijaga? Jika ada yang salah dan khilaf, perlu saling memaafkan," ujarnya.
"Kalaupun dia tidak meminta maaf, dipastikan Pak Busyro akan tetap tenang. Kata-kata tidak sopan yang dilontarkan, tidak akan membuatnya berkecil hati. Beliau santai aja. Mungkin juga senyum-senyum manis," pungkas Saleh.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




