ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Seret Pihak Luar Negeri yang Curi dan Jual Data Peserta BPJS Kesehatan

Sabtu, 22 Mei 2021 | 18:51 WIB
MS
B
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: B1
Terawan Agus Putranto dan Melki Laka Lena
Terawan Agus Putranto dan Melki Laka Lena (istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR, Melki Laka Lena, menyatakan, pihaknya meminta Kepolisian mengungkap otak pelaku kebocoran data ratusan juta peserta BPJS Ketenagakerjaan, baik yang ada di dalam maupun luar negeri. Semuanya harus dipastikan bertanggung jawab atas kejahatan itu.

Menurut Politikus Golkar itu, aparat penegak hukum harus menginvestigasi kejadian tersebut melibatkan BPJS Kesehatan, Kemkominfo dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Untuk memastikan bagaimana cerita bocornya data BPJS kesehatan ke luar negeri. Setelah investigasi dilakukan, mesti dilakukan penjelasan kepada publik.

"Harus ada pihak bertanggung jawab terhadap bocornya data peserta BPJS kesehatan," kata Melki, Sabtu (22/5/2021).

Pihaknya mendesak aparat Kepolisian mengungkap seterangnya kasus itu dengan apa adanya. Baik menyangkut apa saja dampak dari kebocoran itu, dan siapa saja yang terlibat di dalamnya. Karena datanya dijual di luar negeri, maka kejahatan ini juga terkait pihak-pihak di luar negeri.

ADVERTISEMENT

"Jadi pihak di luar negeri juga harus bertanggung jawab, polisi dan aparat penegak hukum lainnya harus membongkar pihak luar negeri yang terlibat bersama dengan pihak yang di dalam negeri. Jadi yang di dalam negeri dan luar negeri juga harus dibawa untuk pertanggungjawabkan kebocoran data itu," bebernya.

Menurut Melki, selanjutnya adalah harus ada langkah memastikan kejadian sama takkan terulang di lain hari. Baik itu data BPJS Kesehatan atau data warga negara lainnya yang harus dilindungi. "Harus ada solusi kedepannya bagaimana," pungkasnya.

Untuk diketahui, data 279 juta penduduk Indonesia bocor dan ditengarai dari gudang data peserta jaminan sosial kesehatan yang dikelola BPJS Kesehatan. Data penduduk Indonesia tersebut dijual di forum peretas Raid Forums pada 12 Mei 2021.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon