ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Survei Charta Politika di Pilkada Kalsel: Elektabilitas Paslon Birinmu Unggul

Rabu, 26 Mei 2021 | 18:46 WIB
BW
BW
Penulis: Bernadus Wijayaka | Editor: BW
Ketua Tim Pemenangan Sahbirin Muhidin, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda memberikan keterangan hasil survei Charta Politica Indonesia.
Ketua Tim Pemenangan Sahbirin Muhidin, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda memberikan keterangan hasil survei Charta Politica Indonesia. (Istimewa)

Banjarmasin, Beritasatu.com – Hasil survei Charta Politika Indonesia yang dilakukan di wilayah pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Kalimantan Selatan (Kalsel) menunjukkan elektabilitas paslon 01 Sahbirin Noor-Muhidin (Birinmu) dipilih oleh 59,9% responden, sementara paslon Denny Indrayana-Difriadi Darjat (H2D) dipilih 22,1% responden. Sebanyak 18% responden tidak menjawab atau menyatakan tidak tahu (undecided voters).

Rilis hasil survei Charta Politika disampaikan Ketua Tim Pemenangan Birinmu, M Rifqinizamy Karsayuda, di Banjarmasin, Rabu (26/5/2021).

"Alhamdulillah hasil survei Charta Politika, sebuah lembaga survei nasional yang sudah sama-sama kita ketahui kualifikasi dan kredibilitasnya, menunjukkan bahwa masyarakat pemilih di wilayah PSU menjatuhkan pilihan kepada Sahbirin Noor dan Haji Muhidin," kata Rifqi, panggilan akrabnya.

Charta Politika Indonesia yang dipimpin Direktur Eksekutif Yunarto Wijaya menyelenggarakan survei preferensi politik masyarakat Kalsel melalui pengumpulan data yang dilakukan pada 17-22 Mei 2021 dengan metode wawancara tatap muka menggunakan kuesioner terstruktur.

ADVERTISEMENT

Adapun jumlah sampel sebanyak 1.740 responden yang tersebar di wilayah PSU, yaitu tujuh kecamatan dari tiga kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.

Survei menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error lebih kurang 2,3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Selain mereka telah menentukan pilihan, ada juga masyarakat yang belum menjatuhkan suaranya kepada salah satu paslon. Pada periode survei tersebut, sebanyak 18,0 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

"Belajar dari hasil survei ini, maka kami berupaya meyakinkan masyarakat yang belum menentukan pilihan agar dapat memberikan hak suaranya di PSU 9 Juni nanti berdasarkan hati nurani dan menurut keyakinan adalah yang terbaik," ujar Rifqi.

Anggota DPR dari PDI Perjuangan ini pun mengajak masyarakat di wilayah PSU untuk berbondong-bondong datang ke tempat pemungutan suara (TPS), agar memberikan hak suaranya guna menentukan pemimpin Bumi Lambung Mangkurat periode 2020-2024.

Mahkamah Konstitusi memutuskan digelarnya PSU Pilgub Kalsel di tujuh kecamatan di tiga kabupaten dan kota, yakni Kecamatan Banjarmasin Selatan di Kota Banjarmasin.

Berikutnya lima kecamatan di Kabupaten Banjar, yaitu Kecamatan Sambung Makmur, Kecamatan Aluh-Aluh, Kecamatan Martapura, Kecamatan Mataraman, dan Kecamatan Astambul.

Kemudian ada 24 tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin, yaitu TPS 1, 2, 3, 6, 8 Desa Tungkap, TPS 1, 6, 8, 12, 13, 14, 16, 18 Desa Binuang, TPS 5, 7, 10 Desa Raya Belanti, TPS 1, 2, 3, 4, 5 Desa Pualam Sari, TPS 2 Desa Padang Sari serta TPS 1 dan 3 Desa Mekarsari.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel telah mendistribusikan logistik surat suara ke daerah yang menggelar PSU yang tinggal 15 hari lagi pada 827 TPS dengan daftar pemilih 266.757 orang.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon