Guru Besar UNJ: Pancasila Bukan Konsep Abstrak, tetapi Pembiasaan Nilai
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Guru Besar UNJ: Pancasila Bukan Konsep Abstrak, tetapi Pembiasaan Nilai

Kamis, 3 Juni 2021 | 12:23 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Asosiasi Dosen Pancasila dan Kewarganegaraan (ADPK), Prof Sarkadi menegaskan, Pancasila bukanlah suatu konsep yang abstrak melainkan pembiasaan nilai sejak dini. Gagasan Pancasila yang dicetuskan oleh presiden pertama RI, Soekarno, digali dari nilai-nilai budaya asli bumi Indonesia.

“Pancasila lahir dari bumi Indonesia, itu seharusnya tetap membumi. Jangan sampai disingkirkan oleh perkembangan zaman, perkembangan teknologi secara masif yang tekadang mengabaikan nilai-nilai Pancasila,” ujar Sarkadi yang juga guru besar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), saat dihubungi Beritasatu.com, Kamis (3/6/2021).

Sarkadi menyebut nilai Pancasila paling sederhana adalah sopan santun kepada orang tua. Penanaman sopan santun harus dilakukan secara bersama tidak hanya lewat kurikulum PPKn di sekolah, tetapi juga oleh orang tua di rumah.

Nilai-nilai konkret Pancasila lainnya misalnya sikap religius, toleran, gotong royong, dan bangga sebagai bangsa Indonesia.

Menurut Sarkadi, kurikulum di sekolah sudah memuat secara lengkap konsep maupun penerapan Pancasila sejak tingkat SD sampai perguruan tinggi.

“Saya sendiri terlibat dalam penyusunan, detail mengenai lambang negara, implementasi nilai Pancasila semua sudah termuat dalam PPKn dan di perguruan tinggi ada pendidikan Pancasila,” katanya.

Itu sebabnya, ujar Sarkadi, pendalaman nilai-nilai Pancasila tidak perlu lagi disusun dalam formulasi khusus, tapi cukup lewat kebijakan penguatan yang dipikirkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim.

Dia menilai Nadiem, yang dianggap mewakili generasi milenial, bisa memberikan atensi lebih untuk penguatan nilai Pancasila. Mendikbudristek bisa menjadi contoh generasi milenial yang memiliki ciri sangat terbuka untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan menerima pemikiran-pemikiran baru.

“Mendikbudristek harus punya konsep bagaimana membangun generasi muda, harus ada kebijakan bagaimana menanamkan nilai Pancasila mulai dari SD sampai perguruan tinggi, termasuk generasi milenial,” katanya.

Sarkadi menambahkan penerapan nilai-nilai Pancasila saat ini mengalami tantangan berat karena arus informasi media yang sangat pesat. Anak-anak dibanjiri berbagai informasi yang sebagian besar tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Ditambah minimnya pendampingan orang tua, Pancasila pun semakin sulit untuk mengakar menjadi pola pikir dan kebiasaan sehari-hari.

“Guru menyampaikan pendidikan karakter sampai berbusa-busa, tapi ketika pulang ke rumah orangtua tidak sinkron. Orang tua bicara marah-marah, atau bebas lihat TV, handphone yang berisi berbagai macam informasi tanpa disaring, jadi tidak sinkron,” kata Sarkadi.

Dia mengatakan penanaman nilai-nilai Pancasila harus dilakukan secara sinergi antara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), Kementerian Agama, ditambah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

“Percuma Kemdikbudristek habis triliunan rupiah tapi tidak ada sinergi dengan komponen lain. Ini presiden harus secara kuat menyampaikan kepada para menterinya,” tambah Sarkadi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

IDI: Serangan terhadap Nakes di Kiwirok Kejahatan Kemanusiaan Serius

IDI menyatakan bahwa serangan terhadap tenaga kesehatan di Kiwirok, Papua, merupakan kejahatan kemanusiaan serius.

NASIONAL | 17 September 2021

Kasus Asusila di Pringsewu, Pelaku Diganjar 7 Tahun 6 Bulan Penjara

Febri Wijaya alias Protol (29) diganjar hukuman penjara 7 Tahun 6 Bulan karena terbukti telah melakukan tindak asusila terhadap anak di bawah umur

NASIONAL | 16 September 2021

LAN Serahkan Sertifikat Akreditasi kepada Lembaga Pelatihan, Ini Daftarnya

LAN pada tahun 2021, kembali melakukan akreditasi tahap I terhadap 24 Lembaga Pelatihan

NASIONAL | 15 September 2021

Forum Rektor: Siapkan Perkuliahan Bauran dengan Melihat Kondisi Setempat

Forum Rektor Indonesia menyatakan para rektor menyambut baik persiapan perkuliahan tatap muka (PTM) terbatas yang dilaksanakan secara bertahap dan bersyarat.

NASIONAL | 15 September 2021

Kesalahan Pemkot Palu Laporkan Data BOR Berdampak Fatal

Rizal meminta Pemerintah Kota Palu betul-betul menjadikan kesalahan itu sebagai pembelajaran berharga agar tidak kembali terulang.

NASIONAL | 16 September 2021

Jenazah Gabriela Belum Berhasil Dievakuasi dari Jurang di Kiwirok

Jenazah Gabriella belum bisa dievakuasi karena sejak pagi kawasan itu dilanda hujan dan berkabut sehingga menyulitkan untuk melakukan evakuasi.

NASIONAL | 16 September 2021

Dukung PTM, Pemda Diminta Percepat Penuntasan Vaksinasi Pendidik

Pemerintah daerah didorong untuk mempercepat program vaksinasi Covid-19 untuk pendidik dan tenaga kependidikan.

NASIONAL | 16 September 2021

Pemerintah Mulai Longgarkan Larangan Orang Asing Masuk Indonesia

Pemerintah mulai melonggarkan larangan orang asing masuk ke Indonesia dengan diterbitkannya Permenkumham 34/2021

NASIONAL | 16 September 2021

Tinjau PTM Terbatas di Banten, Wapres Sampaikan Pembelajaran Jarak Jauh Tak Optimal

Wapres menyatakan, PTM terbatas sangat penting dilakukan karena tidak optimalnya pembelajaran jarak jauh (PJJ)

NASIONAL | 16 September 2021

Dampingi Wapres Tinjau PTM Terbatas, Mendikbudristek Minta Sekolah Terapkan Prokes Ketat

Dalam kunjungan tersebut, Nadiem meminta agar pelaksanaan PTM terbatas menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

NASIONAL | 16 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
IDI: Serangan terhadap Nakes di Kiwirok Kejahatan Kemanusiaan Serius

IDI: Serangan terhadap Nakes di Kiwirok Kejahatan Kemanusiaan Serius

NASIONAL | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings