Fraksi PDIP dan MKD Akan Menindaklanjuti Dugaan Pelanggaran Etik Arteria Dahlan
Rabu, 18 Agustus 2021 | 21:02 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR dan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) akan menindaklanjuti dugaan pelanggaran etik yang dilakukan anggota Komisi III DPR, Arteria Dahlan. Anggota DPR dari Fraksi PDIP Junimart Girsang menolak anggapan bahwa partainya dan MKD, telah disfungsi hanya karena dinilai bungkam atas dugaan pelanggaran etik oleh Arteria.
"Jangan dianggap disfungsi begitulah, PDI Perjuangan adalah partai yang komit berpihak kepada rakyat, kepada korban. Begitu juga MKD, kita tegak lurus kepada aturan dan fungsi yang telah diamanahkan. Terkait adanya dugaan pelanggaran etik DPR oleh Arteria Dahlan, pasti kita tindaklanjuti, sabarlah, DPR juga baru selesai reses," kata Junimart kepada wartawan, Rabu (18/8/2021).
Junimart juga mengakui dugaan pelanggaran etik oleh Arteria, saat ini menjadi perhatian banyak pihak. Junimart tidak memungkiri MKD dapat saja menindaklanjuti dugaan penyimpangan tersebut, tanpa harus menunggu adanya aduan resmi sebagaimana tertuang dalam Peraturan DPR Nomor 2 Tahun 2015 tentang Tata Acara MKD.
"Saya juga menerima beberapa pesan WhatsApp dari masyarakat bahkan telepon langsung yang mengatasnamakan LSM mempertanyakan masalah ini. Iya benar, MKD bisa menindaklanjuti walaupun tidak ada aduan resmi," tegas anggota MKD tersebut.
Diketahui, Arteria diduga bertingkah layaknya seorang pengacara pada kasus pengeroyokan tenaga kesehatan (nakes) di Lampung. Sebagaimana tertuang pada Pasal 6 ayat 5 Peraturan DPR 1/2015 tentang Kode Etik DPR, Arteria disinyalir telah menggunakan jabatannya untuk memengaruhi proses hukum di tingkat penyidikan kepolisian Lampung.
Jumart mengatakan akan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pimpinan Fraksi PDIP. Sementara terhadap para nakes, khususnya korban pengeroyokan, Junimart mewakili Fraksi PDIP menyampaikan permohonan maaf. Junimart berharap peristiwa pengeroyokan tersebut tidak memengaruhi semangat para nakes untuk terus berjuang berkorban melawan pandemi Covid-19.
"Sebagai anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, secara pribadi saya memohon maaf kepada seluruh nakes atas peristiwa yang terjadi di Bandar Lampung itu. Semoga peristiwa itu tidak mempengaruhi semangat nakes untuk terus berjuang melawan pandemi Covid-19," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




