Polisi Imbau Pesepeda Tak Simpan Telepon Genggam di Saku Belakang
Kamis, 10 Maret 2022 | 20:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pesepeda agar tidak menyimpan telepon genggam di saku belakang guna mengantisipasi terjadinya penjambretan.
"Dengan melihat modus-modus operasi pelaku kejahatan, khususnya pencurian dengan pemberatan terhadap korban komunitas sepeda ini, selalu sama, mengambil handphone yang ada di (saku) belakang," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Hengki Haryadi dalam konferensi pers terkait aksi penjambretan di Polres Metro Jakata Pusat, Kamis (10/3/2022).
Hengki menjelaskan, modus yang digunakan tersangka pelaku jambret memiliki pola yang sama.
Baca Juga: 2 Jambret Sepeda Ditangkap di Kawasan Senayan
Umumnya, para pelaku selalu mengamati pesepeda yang menyimpan telepon genggam (HP) di kantong belakang, kemudian mengintai hingga mendapat kesempatan yang tepat untuk mengambil telepon genggam tersebut.
Terkadang, korban pesepeda mengalami luka parah atau dampak fatal lainnya karena terjatuh saat berkecepatan tinggi lalu dijambret.
"Oleh karena itu, kita imbau kepada masyarakat bagaimana kita menghindari kejahatan, untuk tidak lagi menyimpan HP di kantong belakang, karena ini rawan pencurian," kata Hengki.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




