ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Luhut: Jumlah Daerah Masuk ke PPKM Level 2 Meningkat

Senin, 14 Maret 2022 | 18:14 WIB
H
YD
Penulis: Herman | Editor: YUD
Luhut Binsar Pandjaitan.
Luhut Binsar Pandjaitan. (kominfo.go.id)

Jakarta, Beritasatu.com - Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali sekaligus Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan jumlah daerah yang masuk dalam PPKM level 2 mengalami peningkatan.

"Seiring dengan penurunan kasus, jumlah Kabupaten/Kota yang masuk kedalam Level 2 berdasarkan asesmen minggu ini mengalami peningkatan," kata Luhut Binsar Pandjaitan melalui keterangan pers yang disiarkan akun YouTubeSekretariat Presiden, Senin (14/3/2022).

Baca Juga: Jakarta PPKM Level 2, Transjakarta Beroperasi dengan Kapasitas 100%

Namun Luhut tidak merinci berapa jumlah kabupaten/kota yang masuk dalam PPKM Level 2. Ia menegaskan detail dari jumlah daerah yang masuk level 2, 3 maupun 4 akan diatur dalam instruksi menteri dalam negeri (Inmendagri) yang akan dikeluarkan Mendagri Tito Karnavian pada hari ini.

ADVERTISEMENT

"Keputusan detail mengenai hal ini akan tertuang dalam Inmendagri yang akan segera keluar pada hari ini," ujar Luhut Binsar Pandjaitan.

Lebih lanjut, Luhut mengungkapkan jumlah orang yang diperiksa mengalami penurunan, seiring dengan tidak diberlakukannya lagi syarat tes antigen maupun PCR untuk perjalanan domestik.

"Untuk tetap dapat mengidentifikasi kasus dan menghindari potensi lonjakan kasus dengan cepat, pemerintah meminta kepada seluruh Daerah untuk kembali memperkuat kapasitas testing dan tracing," terang Luhut Binsar Pandjaitan.

Baca Juga: Jakarta PPKM Level 2, Kapasitas Transportasi Publik 100%

Seperti diketahui, pada 7 Maret 2022, Luhut menyampaikan kabar gembira kepada masyarakat, seiring dengan semakin terkendalinya pandemi Covid-19 di Tanah Air.

Kabar gembira itu adalah, para pelaku perjalanan domestik, baik yang menggunakan transportasi udara, laut maupun darat, tidak perlu lagi menunjukkan hasil negatif rapid tes antigen atau tes PCR. Asal, mereka sudah mendapatkan vaksinasi dosis kedua atau lengkap.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon