Gaji Kades Diterima 3 Bulan Sekali, Jokowi: Kita Ubah Jadi Tiap Bulan
Selasa, 29 Maret 2022 | 16:20 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Saat Presiden Jokowi mengakhiri arahannya dalam acara pembukaan silaturahmi Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), di Istora Senayan, Selasa (29/3/2022), para kepala desa (kades) meminta agar gaji yang dibayarkan 3 bulan sekali dapat diterima tiap bulan. Jokowi pun setuju, gaji diterima kades tiap bulan.
"Apa? Apa? Oh, gajinya sebulan sekali," kata Jokowi menanggapi keluhan para kades yang hadir dalam acara tersebut.
Jokowi langsung menoleh kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang sedang duduk di sampingnya. Ia meminta Tito segera mengubah kebijakan tersebut, agar gaji kades diberikan satu bulan sekali dan tidak boleh terlambat.
"Pak Mendagri, ini masih satu yang belum dijawab. Satu bulan, sudah," tegas Jokowi.
Baca Juga: Strategi Rahasia Kendalikan Covid-19, Jokowi: Tak Ada di Negara Lain
Kepala Negara mengaku tidak mengerti dan mengetahui bahwa gaji para kades diberikan setiap 3 bulan sekali. Karena itu, ia berjanji akan mengubah kebijakan tersebut sehingga gaji kades dapat diberikan setiap satu bulan sekali.
"Saya terus terang tidak tahu, masa gaji diberikan 3 bulan sekali. Saya tidak mengerti, saya tidak ngerti. Sudah, akan kita ubah dan akan kita usahakan setiap bulan," tutur Jokowi yang langsung disambut dengan tepuk tangan dan seruan senang dari para kades yang menjadi anggota Apdesi.
Namun, masih banyak keluhan-keluhan lain yang diteriakkan para kades kepada Jokowi. Karena suasananya menjadi riuh, maka Jokowi meminta semua keluhan kades dikumpulkan ke Ketua Apdesi Surta Wijaya.
"Masih ada lagi? Usulannya banyak sekali, nanti saya jawab. Nanti dikumpulkan saja di Pak Ketua Apdesi, Pak Surta," ujar Jokowi.
Jokowi berjanji, semua keluhan tersebut akan dikaji satu per satu olehnya. Semua kendala yang menyebabkan desa tidak lincah dan tidak cepat akan dikaji. Begitu juga dengan keputusan-keputusan yang bisa didelegasikan ke desa.
"Nanti kita kaji semuanya satu-satu hal yang menyebabkan desa tidak lincah, desa tidak cepat. Kemudian keputusan-keputusan yang bisa didelegasikan ke desa, apa nanti akan kita semuanya, kita ubah," tukas Jokowi.
Baca Juga: Tim KSP Janji Sampaikan Aspirasi Mahasiswa ke Jokowi
Dalam acara tersebut, Ketua Apdesi Surta Wijaya sudah menyampaikan keluhan para kades mengenai keterlambatan gaji. Bahkan para kades kerap tidak menerima gaji hingga tiga bulan.
"Gaji kita harapannya sebulan dikeluarkan, honor pegawai dikeluarkan, kita tiga bulan belum ke luar. Masa sih orang meninggal, gajian harus nunggu tiga bulan. Masa orang lahiran harus nunggu gajian datang," kata Surta Wijaya di hadapan Jokowi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




