Polemik Pengusaha Beli Jam Rp 77 Miliar Makin Panas
Sabtu, 9 April 2022 | 16:10 WIB
Royandi menganggap klarifikasi tidak benar dan bahkan menuduh Richard Mille Jakarta merupakan kebohongan besar dan pencemaran nama baik. Dia mengatakan kliennya (Tony) sudah bertransaksi sejak 2014 dan selalu dilakukan di butik Richard Mille Jakarta.
"Jadi beli, oke harga, kemudian diundang di Richard Mille di butiknya Richard Mille Jakarta, deal pun di situ. Disaksikan staf oleh 4 orang menyaksikan pembelian dua jam itu, jadi bohong besar, pencemaran nama baik, namanya customer VVIP, ada barang baru ditawarkan, Pak Tony oke mau, tidak pernah di luar butik Richard Mille Jakarta deal harga, terima pun tidak pernah di luar butik Richard Mille Jakarta," terang dia.
Mengenai pembayaran, Royandi menegaskan bahwa setiap pembayarannya Tony selalu diarahkan Richard Lee. Tony, kata dia, selalu menerima jam Richard Mille di butik Richard Mille Jakarta.
Baca Juga: Bareskrim Usut Kasus Penipuan Jam Tangan Richard Mille Rp 77 Miliar
"Ya pokoknya gini, setiap kali pembayaran itu sesuai perintah dari Richard Lee, deal harga di gerai Richard Mille Jakarta, terima juga di gerainya butiknya Richard Mille Jakarta. Itu berjalan dari pembelian pertama sampai yang ke-21. Iya, jadi gini, saya sudah beli di situ (butik Richard Mille Jakarta), sampai 21 pembelian deal harga di situ, terima jam segitu, nah pembelian ke-21 tidak pernah dibicarakan masalah terimanya di mana, karena sudah biasa terimanya di Jakarta, bayar sesuai perintah Richard Lee," pungkas Royandi.
Sebelumnya, pimpinan PT Royal Mandiri Internusa sebagai operator butik Richard Mille Jakarta, Yullie, menepis tuduhan penipuan yang dilayangkan Tony Sutrisno atas pembelian 2 jam tangan mewah, Richard Mille tipe RM 56-02 Blue Sapphire Unique Piece dan tipe RM 57-03 WG Black Sapphire Dragon.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




